Lama Baca 3 Menit

BPOM Setujui Pemasaran Ivermectin, Obat Perawatan COVID-19

24 June 2021, 10:34 WIB


BPOM Setujui Pemasaran Ivermectin, Obat Perawatan COVID-19

-Image-1

Ivermectine - Image from Suara.com 

Bolong.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM) telah memberikan izin edar kepada perusahaan farmasi milik negara (Indofarma) untuk obat perawatan Covid-19 Ivermectin. 

Efektivitas obat terapeutik ini telah melewati uji stabilitas dan telah dibuktikan oleh jurnal ilmiah yang diterbitkan, sehingga tidak perlu diragukan lagi.

Dilansir dari Medcom.id pada (23/06/2021), BPOM akan memastikan efektivitas dan keamanan Ivermectin dalam pengobatan pasien COVID-19. 

Pada tanggal 22, Direktur BPOM Penny Lukito mengatakan, di bawah koordinasi Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, serta bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan sejumlah rumah sakit, akan dilakukan uji klinis obat tersebut.

Penny mencontohkan, BPOM akan mengawasi pelaksanaan dan menindaklanjuti hasil penelitian, serta akan memperkuat pertukaran ivermectin untuk pengobatan pasien mahkota baru.

"Komunikasi akan dimulai dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga administrasi obat di negara lain, dan informasi tentang penggunaan ivermectin untuk pengobatan pasien COVID-19 akan diperbarui," kata Penny. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan Ivermectin akan menjadi obat antiparasit yang bisa digunakan untuk merawat pasien virus corona baru. Saat ini, kapasitas produksi obat tersebut adalah 4 juta keping per bulan. Harga Ivermectin cukup terjangkau, hanya 5.000 hingga 7.000 per tablet. 

Menurut media dalam negeri "Business Daily", Menteri Eric sebelumnya mengungkapkan bahwa BPOM telah menyetujui obat cacing Ivermectin sebagai lisensi untuk pengobatan pasien dengan virus corona. Tapi Penny menekankan bahwa Ivermectin cocok untuk obat cacing, bukan obat khusus untuk pengobatan virus corona. 

Menurut Twitter resmi Kementerian BUMN, “Ivermectin adalah obat antiparasit yang memiliki berbagai kemampuan antivirus dalam tubuh manusia dengan menghambat replikasi virus SARS-CoV-2.(*)


Informasi Seputar Tiongkok