Kebun Binatang Beijing - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.
Beijing, Bolong.id – Hari ini 66 tahun yang lalu, pada 10 April 1955, Kebun Binatang Beijing secara resmi dijadikan sebagai nama kebun binatang pertama tertua di Beijing tersebut.
Sebelumnya kebun binatang ini memiliki nama Taman Sanbeizi, Taman Sepuluh Ribu Hewan dan sempat berganti juga berganti nama menjadi Pusat Uji Coba Pertanian.
Pada Dinasti Ming, ada tanah kerajaan di jalan menuju Xiyuan di luar Xizhimen di Beijing. Selama periode Kangxi Dinasti Qing, desa ini disebut "Fu'anzhuang", dan selama periode Jiaqing, namanya diubah menjadi Taman Leshan.
Sisi barat taman adalah taman yang ditinggalkan oleh nenek moyang bangsawan Manchu Gushanbeizi. Namanya adalah Taman Sanbeizi. Pada saat itu, kaum bangsawan Manchu disebut Baylor, yaitu pangeran dan raja selanjutnya di wilayah tersebut.
Setelah putra Baylor disegel, ia diberi nama Beizi. Taman Sanbeizi adalah taman pribadi Fukang Anbeizi, putra ketiga seorang raja daerah di Dinasti Qing. Taman Sanbeizi berganti pemiliknya beberapa kali, dan dikumpulkan oleh pengadilan Qing di tahun kelima Guangxu dan digabungkan menjadi Taman Leshan.
Dalam dua puluh tahun Guangxu, Cixi telah mengalokasikan jutaan perak untuk merenovasi Taman Sanbeizi dan menamakannya Vila Huanxi. Ketika Delapan Kekuatan Sekutu menyerbu Beijing, taman-taman rusak secara brutal.
Selama tahun ke-30 Guangxu, beberapa menteri membeli kembali harimau, singa, zebra, dan hewan lain dari luar negeri untuk menyenangkan Cixi. Saat ini, kebetulan Kementerian Pertanian, Perindustrian dan Perdagangan sedang melakukan percobaan bertani di Taman Sanbeizi, sehingga hewan yang mereka beli ditempatkan di kebun.
Karenanya dinamai Taman Sepuluh Ribu Hewan, yang merupakan kebun binatang paling awal di Beijing. Pada tahun 1908, tahun ketiga puluh empat Guangxu, Wanshouyuan mulai menjual tiket kepada orang luar. Karena taman ini juga terlibat dalam eksperimen pertanian, namanya diubah menjadi Pusat Percobaan Pertanian. Saat itu, tempat pameran satwa di dalam taman sangat kecil, dan jenis hewannya tidak banyak.
Pada 1920-an dan 1930-an, karena huru-hara panglima perang, kontradiksi kelas domestik menjadi tajam, dan situasi di Taman Sepuluh Ribu Hewan tidak sebaik setiap tahun. Karena dana yang terus menurun, ditambah dengan pemotongan lapisan oleh pejabat yang korup, hewan di taman mati karena kelaparan, dan jumlah pengunjung menjadi semakin sedikit. Ketika Beijing dibebaskan, hanya ada beberapa hewan seperti burung unta di taman itu.
Setelah berdirinya Tiongkok Baru, Pemerintah Rakyat melakukan transformasi skala besar dan perluasan Taman Sepuluh Ribu Hewan, yang memberikan tampilan yang sama sekali baru.
Pada tanggal 10 April 1955, tempat ini secara resmi dinamai Kebun Binatang Beijing, menjadi kebun binatang paling awal yang dibuka di Tiongkok. Kini Kebun Binatang Beijing telah menjadi objek wisata dan tempat menimba ilmu.
Kebun Binatang Beijing juga menjadi basis penelitian bagi para pecinta ilmu hewan. (*)
Advertisement