Ilustrasi membaca digital - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.
Beijing, Bolong.id – Menurut Laporan Membaca Digital Tiongkok 2020 yang dikeluarkan oleh Asosiasi Penerbitan Audiovisual dan Digital Tiongkok, industri membaca digital Tiongkok mencapai 35,16 miliar pada tahun 2020, dengan tingkat pertumbuhan 21,8%.
Dilansir dari World Web Wide ( 环球网 ) pada Minggu (25/04/21), jumlah pengguna membaca digital akan mencapai 494 juta, dengan tingkat pertumbuhan 5,56%. Volume bacaan per kapita e-book adalah 9,1% dan volume bacaan per kapita buku audio adalah 6,3%.
Dengan pesatnya perkembangan "Internet +", membaca digital telah menjadi cara utama masyarakat untuk memperoleh ilmu dan informasi. Perkembangan kebiasaan membaca digital telah membuat semakin banyak pengguna lebih bersedia membayar untuk konten berkualitas tinggi.
Pada tahun 2020, 26,8% pengguna e-reading yang membayar menghabiskan rata-rata 100 yuan (sekitar Rp223 ribu) atau lebih per bulan.
Menurut data dari Tianyan Check, saat ini ada lebih dari 2.700 perusahaan terkait e-book di Tiongkok. Diantaranya, 73% perusahaan terkait didirikan dalam waktu 5 tahun.
Dalam hal distribusi regional, Provinsi Guangdong memiliki perusahaan yang paling banyak berhubungan dengan e-book, dengan lebih dari 650 perusahaan, terhitung 24%. Diikuti oleh Sichuan dan Shandong, dengan masing-masing hampir 280 dan 250 perusahaan.
Perlu disebutkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah perusahaan terkait e-book terdaftar di Tiongkok terus bertambah, dan tingkat pertumbuhannya tetap di atas 10%. Di antara mereka, terdapat lebih dari 670 perusahaan terkait e-book baru di tahun 2019, dengan tingkat pertumbuhan 29%. Pada tahun 2020 akan ada lebih dari 450 perusahaan baru, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 15%.
Pada tahun 2020, munculnya pandemi COVID-19 dan popularisasi penggunaan komersial 5G telah mempercepat transformasi membaca dari kecerdasan digital. Laporan tersebut menunjukkan bahwa industri membaca digital terus mengeksplorasi model pembacaan "5G +".
Teknologi dan model baru seperti AI, AR, dan VR telah memperluas ruang dan skenario baru untuk pembacaan digital seperti perpustakaan cloud dan toko buku cloud, dan cloud di bidang pembacaan digital. Layanan dan Internet of Things telah memasuki garis perkembangan yang bergerak cepat. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement