Shanghai, Bolong.id - Baru-baru ini, Administrasi Kebudayaan dan Pariwisata Kota Shanghai mengumumkan daftar kumpulan pertama peninggalan budaya revolusioner di kota dengan Julukan Shanghai Regional of Culture. Dalam hal ini otoritas bersangkutan melakukan survei sistematis verifikasi yang cermat serta konsultasi efektif tentang peninggalan budaya revolusioner kota.
Dalam daftar gelombang pertama tersebut terdapat total 150 peninggalan budaya revolusioner yang tak tergoyahkan dan 208 potongan/set peninggalan budaya revolusioner yang dapat dipindahkan.
Chu Xiaobo, wakil direktur Biro Kebudayaan dan Pariwisata Kota Shanghai, memperkenalkan bahwa peninggalan budaya revolusioner dalam kumpulan katalog ini didistribusikan secara luas, memiliki rentang waktu yang lama, memiliki jenis yang lengkap.
Konten utama adalah merah, dan tampilan dengan nilai tinggi, sepenuhnya mencerminkan gen budaya merah di Shanghai.
Sebagian besar peninggalan budaya revolusioner yang tak tergoyahkan dalam gelombang pertama peninggalan budaya revolusioner telah dilindungi dan diperbaiki dengan hati-hati.
Dalam tiga tahun terakhir, Shanghai telah memperbaiki dan melindungi 474 peninggalan budaya dan 96 bangunan bersejarah yang luar biasa. Tahun ini, 7 situs revolusioner penting termasuk situs Kongres Nasional Pertama Partai Komunis Tiongkok, bekas kediaman Martir Li Bai, dan Situs Peringatan Martir Revolusi Longhua juga sedang dalam perbaikan atau perbaikan lingkungan, yang drirencanakan selesai sebelum 1 Juli.
Biro Kebudayaan dan Pariwisata Kota Shanghai akan mengumumkan gelombang kedua peninggalan budaya revolusioner pada malam 1 Juli.(*)
Advertisement