Poster Drama Joseon Excrcist - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami
Seoul, Bolong.id - Film serial TV Korea Selatan "Joseon Exorcist", yang tayang perdana 22 Maret 2021 diprotes netizen Korsel. Karena kemunculan makanan asal Tiongkok seperti pangsit, anggur Tiongkok, kue bulan dan telur yang diawetkan.
Dilansir dari Sohu.com pada Rabu (24/3/2021), beberapa netizen menyatakan bahwa mereka akan "menghukum penulis skenario dengan hukuman mati."
Cuplikan telur kue bulan, pangsit dan anggur dalam drama - Image from Sohu
Menurut laporan, serangkaian kontroversi muncul setelah drama yang berlatar periode Taejong dari Dinasti Joseon ini pertama kali ditayangkan pada tanggal 22 maret 2021.
Selain perdebatan mengenai pembunuhan kejam Taizong terhadap orang-orang tak berdosa yang telah menimbulkan kontroversi tentang memutarbalikkan sejarah, gambar-gambar pangsit, anggur, kue bulan Tiongkok, dan telur yang diawetkan yang muncul dalam drama tersebut juga menjadi topik hangat di kalangan netizen.
Beberapa kritikus mengatakan bahwa drama TV yang berlatar era Joseon menggunakan gaya Tiongkok dalam makanan dan arsitekturnya.
Cuplikan telur, kue bulan, pangsit, dan anggur dalam drama - Image from Sohu
Laporan itu juga mengatakan bahwa ada banyak petisi di situs petisi Gedung Biru yang meminta penangguhan siaran "Joseon Exorcist."
Komisi Penyiaran Korea juga menerima lebih dari 1.700 keluhan terkait drama tersebut. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa rating dari drama tersebut juga mengalami penurunan.
Berikut beberapa komentar dari netizen Korea :
"Jangan tonton Joseon Exorcist dan ikut serta dalam boikot produk pengiklan yang tidak menarik dukungan untuk produksi pertunjukan."
"Hukum penulis skenario sampai mati"
"Anda dapat melihat seberapa kuat sentimen anti-Tiongkok."
Karena kontroversi terus meluas, produser "Joseon Exorcist" menanggapi hal ini, mengatakan bahwa karena cerita dalam drama tersebut berlangsung di dekat daerah perbatasan, itu menambah imajinasi "Apakah orang Tiongkok akan sering bepergian" .
Produser juga menjelaskan bahwa ini untuk menunjukkan bahwa lingkungan geografis karakter diatur di daerah perbatasan, dan tidak ada niat khusus sama sekali.
“Adegan yang dapat menyebabkan kesalahpahaman selama periode sensitif membuat semua orang tidak nyaman. Saya minta maaf," kata sang produser.
Cuplikan dalam drama - Image from Sohu
Baru-baru ini, banyak drama Korea menimbulkan kontroversi karena adanya iklan produk Tiongkok. Dalam episode kedelapan dari serial TV terkenal "Vincenzo" yang ditayangkan pada malam hari tanggal 14 bulan ini, pemeran utama wanita Hong Chayoung menghadiahi pemeran utama pria Vincenzo dengan produk Tiongkok yaitu "self hey pot" atau self heating bibimbap (自嗨锅 zì hāi guō).
"Kamu harus memiliki sesuatu yang enak saat menonton konten yang menarik", katanya yang menimbulkan protes di antara penonton Korea.
Cuplikan produk Tiongkok dalam drama True Beauty - Image from Sohu
Selain itu, di drama Korea "True beauty" yang tayang pada awal Januari tahun ini, banyak juga menayangkan iklan brand Tiongkok.
Banyak media Korea Selatan mengambil kesempatan untuk berspekulasi bahwa mereka harus waspada terhadap "invasi" Korea Selatan oleh Tiongkok melalui industri budaya, dan bahkan menyebarkan desas-desus bahwa Tiongkok akan memasukkan sejarah Korea Selatan ke dalam sejarah Tiongkok. (*)
Advertisement