Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill dengan presiden China Xi Jinping - Gambar diambil dari berbagai sumber. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami.
Beijing, Bolong.id - Tiongkok akan mengirimkan sejumlah vaksin COVID-19 ke Papua New Guinea (PNG) yang bertujuan untuk membantu negara tersebut melawan pandemi. Ini sesuai dengan tujuan China untuk menjadikan vaksin COVID-19 sebagai barang publik global.
Pernyataan ini dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi dan Pejabat Papua New Guinea dalam percakapan telepon pada Kamis (04/02).
Memperhatikan rasa saling menghormati dan saling percaya antara kedua negara sejak pembentukan hubungan diplomatik 45 tahun lalu, Wang mengatakan Tiongkok dan Papua selalu saling mendukung dalam masalah yang menyangkut kepentingan inti masing-masing dan bahwa hubungan bilateral telah menjadi model pertukaran persahabatan antara Negara Cina dan Kepulauan Pasifik. Dilansir dari CGTN pada Jumat (5/02/2021).
Wang menambahkan, bahwa sejak merebaknya pandemi COVID-19, kedua belah pihak telah bekerja untuk memerangi pandemi, dan persahabatan antara kedua negara semakin kuat.
Meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, perubahan iklim Tiongkok, kata Wang, siap untuk meningkatkan sinergi antara Belt and Road Initiative dan Connect PNG Infrastructure Development Program untuk memfasilitasi pemulihan ekonomi PNG.
Pemerintah Tiongkok mendukung investasi dan operasi perusahaan asal negaranya di PNG dan berharap negara tersebut akan terus menyediakan lingkungan bisnis yang terbuka, adil, dan bersahabat bagi perusahaan Tiongkok, kata Wang.
Wang menyatakan Tiongkok menghargai bahwa pemerintah PNG telah menjunjung kebijakan satu Tiongkok. Oleh sebab itu, Tiongkok dengan tegas mendukung PNG dalam menjaga kedaulatan nasional, kemerdekaan, dan integritas teritorialnya, serta mengeksplorasi jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi nasionalnya.
Wang menekankan bahwa Tiongkok bersedia memperkuat dialog dan komunikasi dengan PNG tentang tata kelola iklim global.
Hubungan antara PNG dan Tiongkok saling menguntungkan, bersahabat dan tulus, kata Pejabat PNG, mencatat bahwa negaranya selalu mengejar kebijakan satuTiongkok dan bersedia untuk terus memperdalam kerja sama praktis yang saling menguntungkan dalam kerangka Belt and Road Initiative dan meningkatkan pertukaran dan koordinasi dengan pihak Tiongkok tentang masalah internasional seperti perubahan iklim. (*)
Alifa Asnia/Penerjemah
Lupita/Penulis
Advertisement