Logo raksasa e-commerce China Alibaba Group digambarkan di kantor pusatnya di Hangzhou, provinsi Zhejiang, China Timur. [Foto/IC] - Image from img2.chinadaily.com.cn
Beijing, Bolong.id - Alibaba Group memperluas program pembelian kembali atau buyback sahamnya dari USD 15 miliar (sekitar Rp 215 kuadraliun) menjadi USD 25 miliar (sekitar Rp 358 kuadraliun). Ini merupakan perluasan yang kedua kalinya Alibaba lakukan dalam setahun.
Dilansir dari 新京报贝壳财 pada Rabu (23/03/2022), pembelian kembali terbesar dalam sejarah Alibaba akan berlangsung selama dua tahun hingga Maret 2024. Hal ini disebutkan perusahaan itu dalam sebuah pernyataan pada Selasa (22/3/22), sekaligus menambahkan bahwa dewan telah mengesahkan program tersebut.
Sebagai informasi, pada 18 Maret lalu, perusahaan tersebut telah membeli 56,2 juta saham penyimpanan Amerika Serikat (ADS) di bawah program pembelian kembali yang diumumkan sebelumnya.
Menurut pengumuman resmi, dewan direksi Alibaba Group juga mengumumkan penunjukan Shan Weijian (单伟建), ketua eksekutif Pacific Alliance Investment Group (PAG), sebagai direktur independen dewan direksi yang akan menjabat per 31 Maret 2022. Shan disebutkan juga akan menjadi anggota komite audit.
Adapun Presiden dan CEO Ericsson Brje Ekholm, yang telah menjadi direktur independen sejak Juni 2015, akan mengundurkan diri pada 31 Maret 2022.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement