Lama Baca 2 Menit

Para Ahli Meragukan Klaim Bahwa AS Telah Berhasil Dengan Vaksinnya, Kenapa?

18 May 2020, 13:53 WIB

Para Ahli Meragukan Klaim Bahwa AS Telah Berhasil Dengan Vaksinnya, Kenapa?-Image-1

Amerika Serikat - Image from internet, segala keluhan dapat menghubungi kami langsung

Saat Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat mulai mengembangkan vaksin COVID-19 pertama pada tanggal 11 Januari 2021, para ahli jadi mempertanyakan bagaimana administrasi Trump menangani krisis di Amerika Serikat, meskipun sebenarnya mereka telah memiliki pengetahuan tentang pandemi COVID-19 terlebih dahulu dibandingkan negara lain.

Pada jumpa pers pada hari Jumat, 15 Mei 2020, Trump mengatakan bahwa para ilmuwan AS bisa mengembangkan vaksin COVID-19 pada akhir tahun ini 2020, dan bahwa vaksin tersebut akan tersedia pada tanggal 11 Januari 2021.

Katanya, vaksin tersebut siap pada 11 Januari 2021. Anehnya, banyak orang bahkan tidak pernah mendengar soal vaksin yang akan tersedia pada tanggal 11 Januari tersebut. Para ahli di sana sekarang ini sedang mencoba untuk membuat vaksin tersebut, padahal belum sepenuhnya mengerti sejauh apa potensial bahaya dari virus COVID-19 ini.

Long Xingchun, asisten senior di Akademi Tata Kelola Regional dan Global Universitas Studi Asing Beijing, meragukan pernyataan Trump tersebut, apakah politisi AS sudah cukup mengerti mengenai virus ini dan apakah langkah-langkah anti-epidemi yang diterapkan pemerintah AS sudah efektif. Semuanya masih rancu.