Lama Baca 3 Menit

Di Tengah-tengah COVID 19, Nilai Tukar Yuan Malah Stabil

27 March 2020, 19:18 WIB

Di Tengah-tengah COVID 19, Nilai Tukar Yuan Malah Stabil-Image-1

Image from : Gambar berasal dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat langsung menghubungi kami

Dikarenakan pandemi yang sekarang sudah menyebar secara global, pasar valuta asing internasional juga mengalami fluktuasi besar. Tren nilai tukar Yuan pun menarik perhatian. Namun, dibandingkan dengan fluktuasi tajam mata uang lain, nilai tukar Yuan relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir dengan fluktuasi kecil.

Dalam sebuah wawancara dengan Securities Daily, Wang Youxin, seorang peneliti Lembaga Penelitian Bank of China, mengatakan, fluktuasi Yuan baru-baru ini merupakan penyesuaian yang disebabkan oleh kenaikan Dolar AS. Sejak 9 Maret 2020, disebabkan oleh penyebaran pandemi yang cepat, kepanikan pasar meningkat tajam dan para investor pun akhirnya menjual saham, obligasi, emas, dan aset keuangan lainnya, semua bersaing untuk memegang Dolar AS, yang pada akhirnya mengakibatkan peningkatan pesat nilai tukar Dolar AS. Indeks dolar dari 95 menjadi sekitar 102, dengan kenaikan 7,4% dalam waktu singkat. Karena hal ini, mata uang lain di dunia, termasuk Yuan, telah menurun. Namun, Yuan terdepresiasi hanya 2%, lebih baik daripada mata uang lainnya di dunia.

Secara umum, aliran modal lintas-batas Tiongkok secara umum bersifat stabil, dan permintaan dan penawaran pasar valuta asing pun seimbang. Xuan Changneng, Wakil Direktur Administrasi Negara Valuta Asing (SAFE), mengatakan, pada tanggal 20 Maret 2020, harga transaksi spot Yuan di Tiongkok telah terdepresiasi sebesar 1,4% dan indeks Dolar AS telah naik sebesar 5,2%. Indeks moneter pasar negara berkembang turun 13,4%, pasar keuangan internasional pun berfluktuasi hebat dari akhir Februari tahun ini. 

Dari tanggal 21 Februari hingga 20 Maret 2020, harga transaksi spot Yuan di Tiongkok terdepresiasi 0,7%, sementara indeks moneter pasar negara berkembang turun 10% pada periode yang sama. Depresiasi Yuan pada akhir Maret juga secara signifikan lebih kecil daripada Euro, Pound, dan mata uang lainnya pada periode yang sama. Data ini menunjukkan bahwa nilai tukar Yuan relatif stabil di pasar valuta asing global, terutama di pasar negara berkembang.

Editor: Nabila Caya