Ilustrasi makan saat musim panas - Image from Five Wind 9961
Bolong. id - Dilansir dari China Economic Network, tahun ini Tiongkok akan mengalami tiga hari terpanas di sepanjang tahun. Untuk menghadapi cuaca panas, rakyat Tiongkok memiliki beberapa hidangan khas yang dikonsumsi untuk menyejukkan diri. Berikut ini berbagai makanan dan minuman yang umum di konsumsi di berbagai daerah Tiongkok ketika panas melanda.
1. Shandong: Sup Shuyang
Di Shandong, terlebih di Kota Zaozhuang, banyak orang akan pergi ke restoran untuk "makan domba musim panas". Yang dimaksud dari ungkapan itu adalah menikmati sup daging kambing.
Sup Kambing - Image from China Kongzi
2. Zhejiang: Sup campuran telur dan jahe.
Masyarakat Kota Taizhou memiliki kebiasaan minum sup jahe selama musim panas. Mereka percaya jahe dapat menambah energi dan melepas panas dari tubuh. Sup ini memiliki bahan utama sirup jahe, telur, gula merah, dan bisa disajikan dengan kenari, kelengkeng atau leci. Semua bahan baku ini kemudian dimasukkan ke mangkuk-mangkuk kecil di dalam panci besar dan dimasak hingga kering. Sup telur dan jahe ini memiliki rasa manis dan pedas. Makanan yang sederhana dan kaya nutrisi ini juga sangat baik untuk menyembuhkan flu, menghangatkan perut, meredakan muntah, mengeluarkan dahak, dan menguatkan limpa.
Sup Jahe dan Telur - Image from Xia Chufang
3. Fujian: Buah Leci.
Menurut kebiasaan masyarakat Fujian, buah leci merupakan buah yang wajib ada untuk menghadapi cuaca panas. Kerabat dan teman sering saling memberikan leci sebagai hadiah. Menurut cerita rakyat, makan leci di hari yang panas memiliki nilai gizi yang sama dengan makan ginseng.
Buah Leci - Image from Liputan 6
4. Guangdong: Makan daun Janggelan 仙草 XianChao
Ada pepatah setempat yang mengatakan, "makan daun janggelan di panasnya bulan Juni, dan Anda akan hidup seperti dewa dan tidak pernah menjadi tua." Daun ini adalah tanaman herbal yang termasuk dalam keluarga Lamiaceae yang dikenal karena efek menghilangkan panas dalam. Batang dan daunnya dapat dikeringkan dan diolah menjadi seperti jeli atau di Indonesia dikenal sebagai cincau hitam. Hidangan penutup ini dapat dimakan dalam keadaan panas dan dingin.
Daun Janggelan dan cincau hitam - Image from Saelekko
5. Taiwan: Buah Nanas dan Ronde Jahe
Orang Taiwan percaya bahwa nanas terenak adalah nanas di musim panas. Selain nikmat dikonsumsi ketika cuaca panas, karena pengucapan Hokkien nanas sama dengan "旺来Wang Lai" yang berarti kesepakatan, buah ini juga digunakan sebagai simbol berdoa untuk perdamaian, keberuntungan dan kemakmuran bisnis.
Buah Nanas - Image from Kompas Health
Selain nanas, karena periode ini bertepatan dengan tanggal 15 Juli yang merupakan pertengahan tahun, banyak orang yang merayakan pertengahan tahun. Setelah beribadah, seluruh keluarga akan makan ronde bersama. Ronde adalah hidangan manis yang dibuat dengan menggiling beras ketan menjadi bubuk dan diwarnai merah di dalam kuah jahe.
Ronde - Image from Kompas
Advertisement