Ilustrasi Kopi Espresso - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami
Jakarta Bolong.id - Menurut sebuah laporan di situs Medicalxpress, sebuah studi baru di International Journal of Sports Nutrition menunjukkan bahwa minum secangkir espresso sebelum latihan aerobik dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi pembakaran lemak dan meningkatkan penurunan berat badan.
Menurut Francisco José Amaro-Gahete, seorang ilmuwan di Departemen Fisiologi di Universitas Granada, Spanyol, laju oksidasi lemak maksimum atau maximum fat oxidation rate (MFO) dan intensitas metabolisme lemak maksimum (fatmax) selama olahraga mencerminkan efektivitas dari olahraga. Nah, kafein dalam kopi dipercaya dapat meningkatkan laju oksidasi lemak tersebut, mengurangi konsumsi karbohidrat, dan meningkatkan performa olahraga. Penggunaan kafein dalam suplemen olahraga juga telah banyak digunakan.
Dalam penelitian ini, sebanyak 15 pria dengan usia rata-rata 32 tahun berpartisipasi mengikuti tes olahraga setiap 7 hari dan mengkonsumsi 3 mg kafein (setara dengan secangkir espresso) pada pukul 8 pagi dan 5 sore. Mereka pun memiliki pola makan dan tingkat latihan fisik yang seragam. Kemudian, para peneliti menghitung dan mengevaluasi tingkat oksidasi lemak selama latihan.
Hasilnya menunjukkan bahwa pada jam berapapun, mengkonsumsi kafein 30 menit sebelum latihan aerobik dapat meningkatkan laju oksidasi lemak maksimum. Ketika dikonsumsi sebelum berolahraga pada pagi hari, nilai laju oksidasi lemak meningkat 10,7% dan pada sore hari bahkan mencapai 29%. Tak hanya itu, intensitas metabolisme lemak maksimum pada pagi hari meningkat sebesar 11,1% dan sebesar 13,1% pada sore hari.
Sementara itu, studi juga menunjukkan bahwa efisiensi olahraga di sore hari ternyata lebih tinggi daripada di pagi hari. Bahkan, laju oksidasi lemak maksimum setelah mengkonsumsi kafein di pagi hari hampir setara dengan efisiensi saat kafein tidak digunakan di sore hari. (*)
Advertisement