Uang China - Gambar diambil dari berbagai sumber. Segala keluhan terhadap hak cipta dapat menghubungi kami
Beijing, Bolong.id - Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa China tetap menjadi tujuan menarik investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) hingga Januari 2021 setelah sempat menyabet peringkat pertama negara penerima FDI terbanyak di 2020.
Menurut data yang dirilis Kementerian Perdagangan, FDI yang mengalir ke Tiongkok meningkat 4,6 persen tahun ke tahun dalam penggunaan aktualnya menjadi 91,61 miliar yuan. Melansir People Daily (10/2/2021), jika dihitung dalam dolar AS, peningkatan ini sebesar 6,2 persen menjadi 13,47 miliar dolar.
Secara spesifik, investasi asing di industri jasa mencapai 68,46 miliar yuan di bulan Januari, yaitu naik 11 persen dibanding tahun sebelumnya. Adapun sektor industri jasa meliputi 74,7 persen dari total FDI negara.
Disamping itu, sektor perdagangan grosir dan eceran menjumpai kenaikan FDI sebesar 27,2 persen dan industri akomodasi dan katering mengalami lonjakan 71,5 persen.
Sejalan dengan ini, Kementerian Perdagangan pun berjanji untuk terus memperluas akses pasar bagi investasi asing. Diduga, investasi asing akan tetap menghadapi situasi yang kompleks dan parah tahun ini.
Di sisi lain, China sendiri akan sepenuhnya menerapkan daftar negatif baru untuk investasi asing dan mencabut langkah-langkah pembatasan lebih lanjut. (*)
Alifa Asnia/Penerjemah
Esy Gracia/Penulis
Advertisement