Pembersih tangan atau disinfektan tangan - Image from Rumah Sakit Pusat Wuhan
Wuhan, Bolong.id - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dimulai di Jakarta. Anak kembali sekolah. Perlukah mereka dibekali hand sanitizer? Berikut penjelasan pakar:
Dilansir dari Rumah Sakit Pusat Wuhan pada Kamis (2/9/2021) bolehkah anak-anak tidak mencuci tangan? Cukup menyemprot tangan dengan hand sanitizer?
Dengarkan apa yang dikatakan dokter anak, berikut ini:
Fungsi utama pembersih tangan sekali pakai, adalah sterilisasi, bukan pembersihan. Tidak disarankan untuk penggunaan biasa, dan tidak disarankan bagi anak-anak untuk menggunakannya sendiri.
Alasannya adalah sebagai berikut:
Disinfektan tangan - Image from internet
Mudah mengiritasi kulit
Beberapa bahan disinfektan yang terkandung dalam pembersih tangan sekali pakai bersifat mengiritasi dan dapat menyebabkan alergi kulit.
Mudah terbakar dan tidak aman
Beberapa pembersih tangan sekali pakai memiliki kandungan alkohol yang tinggi dan mudah terbakar dan perlu dijauhkan dari api terbuka. Sangat tidak aman bagi anak-anak untuk menggunakannya sendiri.
Risiko tertelan secara tidak sengaja
Selain itu, pembersih tangan sekali pakai mengandung banyak bahan kimia, yang dapat menyebabkan sakit perut dan diare jika dimakan ke dalam mulut oleh anak-anak.
Biarkan anak-anak mengembangkan kebiasaan mencuci tangan yang baik, yang terbaik adalah menggunakan air mengalir dan pembersih tangan (sabun) (*)
Advertisement