Lama Baca 3 Menit

HarmonyOS Akan Digunakan di Smartphone Huawei 2021

11 September 2020, 17:53 WIB

HarmonyOS Akan Digunakan di Smartphone Huawei 2021-Image-1

Ilustrasi HarmonyOS Huawei pada Smartphone - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id – Kamis (10/9/20), Huawei Technologies Co mengatakan bahwa sistem operasi in-house HarmonyOS akan digunakan pada smartphone  2021 mendatang.

Hal ini menandai terobosan dalam upaya perusahaan Tiongkok, untuk mengkomersialkan sistem operasi yang dikembangkan sendiri, serta membangun software mereka sendiri yang kompetitif secara global.

Para analis mengatakan peningkatan penggunaan HarmonyOS menunjukkan ketahanan dan kecakapan teknologi Huawei. Meski demikian, tantangan masih tetap ada. Sebab kebijakan AS terbaru mengenai larangan chip, jelas membebani bisnis ponsel pintar Huawei.

Perlu dicatat, HarmonyOS diluncurkan setahun yang lalu, setelah Washington melarang Huawei menggunakan sistem operasi Google Android.

HarmonyOS bisa dibilang merupakan dorongan terbesar oleh Huawei untuk membangun ekosistem software-nya sendiri, dan HarmonyOS sudah digunakan dalam produk Smart TV Huawei.

Dengan peningkatan sistem, HarmonyOS akan digunakan di smartwatch, komputer pribadi dan perangkat internet lain nantinya, kata Yu Chengdong (余承东), CEO grup bisnis konsumen Huawei.

Guna mengatasi pembatasan Washington atas penggunaan Google Mobile Services, Huawei juga telah bekerja keras dalam membangun ekosistem Huawei Mobile Services yang lebih dikenal dengan HMS. HMS menjadi fondasi kemampuan Huawei dalam menjual perangkat pintar-nya di pasar internasional.

Huawei mengatakan aplikasi seluler yang terintegrasi dengan HMS sejauh ini telah melampaui 96 ribu. Sedangkan jumlah pengembang HMS sekarang mencapai lebih dari 1,8 juta.

Charlie Dai, analis utama di perusahaan riset pasar Forrester, mengatakan: “Larangan pemerintah AS membuat Huawei tidak punya pilihan selain mempercepat penelitian dan pengembangan untuk membangun ekosistem teknologi terbuka sendiri, dari perangkat keras hingga perangkat lunak untuk smartphone. Ini jelas perjalanan yang sulit, tetapi Huawei harus melewatinya untuk bertahan dan berkembang."