Lama Baca 5 Menit

Ubi Jadi Obat di China Sejak 3000 Tahun Lalu

11 July 2022, 15:12 WIB

Ubi Jadi Obat di China Sejak 3000 Tahun Lalu-Image-1

Ubi jalar bisa mengobati luka pada dinding lambung - Image from assets.pikiran-rakyat.com

Beijing, Bolong.id - Sejak Dinasti Zhou (1066 SM-221 SM) tanaman ubi dimanfaatkan di Tiongkok. Lalu dikenalkan ke Jepang pada abad pertengahan, kemudian ke Korea.

Dilansir dari 传统文化杂谈, menurut penelitian para ahli di Jepang, ubi Tiongkok mulai diperkenalkan ke negara Perancis sekitar tahun 1848, serta sejak saat itu hanya orang Eropa yang mengkonsumsi ubi manis.

Pemanfaatan ubi Tiongkok sebagai obat ditemukan dalam "Materia Medical Shen Nong" yang terdaftar sebagai obat yang cukup mahal. 

Menurut pengalaman seseorang yang sudah mengkonsumsi obat ini, ia mengatakan bahwa "rasanya manis, tonik yang terkandung didalamnya dapat membuat tubuh menjadi hangat dan membuat otot otot tidak tegang. 

Jika dikonsumsi dalam waktu lama, akan membuat badan terasa lebih ringan dan berumur panjang. " Alasan dirubahnya Shuyu menjadi Yam adalah karena proses evolusi, lalu berganti nama menjadi Yam. Ubi adalah makanan yang akarnya berbentuk seperti talas serta rasanya manis seperti kentang.

Bahan obat ubi Tiongkok berasal dari rimpang Dioscorea Diosciaceae. Dioscorea adalah tanaman herbal, batang dan sulurnya berwarna hijau, di permukaannya. 

Batangnya bisa mencapai beberapa puluh meter panjangnya, daunnya berseling di sepanjang batang sulur. Bentuk daunnya sangat bervariasi, biasanya berbentuk seperti hati.

Tetapi ada juga yang berbentuk tombak atau berbentuk panah, warnanya mulai hijau tua hingga hijau muda. Sebuah umbi kecil dapat tumbuh di dasar beberapa tangkai daun pada batang ubi, yang disebut linguzi dan dapat bertunas dan berkembang biak ketika jatuh ke tanah.

Ketika diresepkan dalam pengobatan Tiongkok, ubi kadang kadang ditulis sebagai Huai Yam. Nama Huai Yam sendiri mengacu pada produksi di Prefektur Huaiqing yaitu antara lain qinyang, wuzhi, yuxian, dan tempat tempat lain di Henan. 

Dan ubi yang diproduksi di daerah ini adalah 4 huajiao yang terkenal. Yang disebut obat ubi Tiongkok mengacu padaa yang diproduksi di daerah aliran sungai Huaihe yaitu Henan dan Jiangsu dengan kualitas yang lebih baik. 

Dala, sejarah, orang sering menyebut Huai yam yang terbaik sering terlihat dalam pengobatan herbal.Ubi berkualitas tinggi harus memiliki karakteristik seperti tepung, tekstur keras, warna putih.

Ubi Tiongkok adalah obat tradisional Tiongkok yang paling umum digunakan, karena memiliki rasa yang manis memiliki tekstur yang ringan serta bisa langsung diserap oleh limpa, paru paru dan ginjal. 

Fungsi bengkuang mentah adalah untuk menyegarkan limpa dan lambung, menyegarkan cairan tubuh dan menyehatkan paru-paru, menyegarkan ginjal dan zat astringen, sering digunakan untuk penyakit limpa, kurang nafsu makan, diare berkepanjangan, batuk karena kekurangan paru-paru, pancaran nokturnal karena gagal ginjal, keputihan, sering buang air kecil, kurang panas dan haus, dan bengkuang goreng. 

Ada sebuah penelitian yang berbicara tentang khasiat bengkuang "Bengkuang baik untuk memperkuat limpa dan menghentikan diare, dan bersifat astringen dan halus."

Ubi Tiongkok kaya akan pati, amilase, protein, asam amino, vitamin, polisakarida, dan mineral. Ubi Tiongkok dapat mengatur fungsi kekebalan tubuh, mengurangi hiperglikemia, menyehatkan, membantu pencernaan, ekspektoran dan meredakan batuk, menurunkan lipid darah, dan menunda penuaan.

Yam adalah obat yang dapat dimakan dan sangat umum untuk dibudidayakan. Ubi segar bisa langsung digoreng atau dipasangkan dengan sayuran hijau lainnya. Bisa juga untuk pembuatan kue kacang atau kue ubi. 

Bagi orang orang dengan fungsi pencernaan dan penyerapan yang buruk, mengkonsumsi ubi dapat meningkatkan fungsi limpa dan lambung serta meningkatkan kebugaran fisik. (*)