Simak Fakta Unik Pernikahan China Kuno Ini Yuk - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak citpta, dapat menghubungi kami
Jakarta, Bolong.id - Pernikahan dalam budaya Tiongkok kuno mengalami banyak perubahan. Awalnya, hanya orang dengan nama keluarga yang sama diizinkan menikah. Selain itu, pernikahan antarsaudara juga diizinkan, dilansir dari chinahighlights.com. Namun seiring berjalannya waktu, banyak adat istiadat baru yang diterapkan dalam pernikahan. Berikut adalah fakta unik pernikahan di Tiongkok kuno.
1. Poligami dan Selir
Poligami diizinkan hingga akhir Dinasti Qing (1644 - 1912 M) dengan tujuan khusus mencari ahli waris bagi yang tidak memiliki putra. Karena budaya Tiongkok adalah patrilineal, penting bagi pasangan untuk memiliki seorang putra.
Concubinage adalah istilah yang merujuk pada hubungan seksual antara orang-orang di mana pernikahan mereka tidak dapat dianggap secara resmi. Wanita seperti itu disebut selir. Selir tidak memiliki upacara pernikahan formal yang rumit dan mereka dapat bercerai secara sewenang-wenang.
2. Perjodohan
Di Tiongkok kuno, perjodohan adalah bagian penting dari sebuah pernikahan. Para tetua bersama dengan pencari jodoh profesional atau mak comblang akan mendiskusikan pro dan kontra dari calon pasangan yang akan menikah. Setelah diskusi tentang status sosial, reputasi, situasi keuangan, dan hubungan sosial antara dua rumah tangga, maka pernikahan dapat diselesaikan.
3. Zodiak Cinta Tiongkok
Perjodohan astrologi dilakukan dengan bantuan zodiak Tiongkok untuk menentukan seberapa cocok pasangan secara astrologi. Zodiak Tiongkok ditentukan dari 12 tanda binatang, nama dan tanggal lahir pasangan.
4. Enam Etiket
Istilah "enam etiket" mengacu pada melamar, menjodohkan tanggal lahir, hadiah pertunangan, hadiah pernikahan, memilih tanggal pernikahan, dan upacara pernikahan itu sendiri. Seorang peramal dilibatkan untuk mencocokkan tanggal lahir pasangan tersebut dan memprediksi apakah pernikahan itu akan berhasil.
5. Pengikat kaki atau foot binding
Mengikat kaki adalah kebiasaan yang dipraktikkan oleh orang Tiongkok kuno untuk membuat kaki mereka mungil. Kaki mungil banyak dicari di masa lalu karena dianggap dapat menambah prospek pernikahan yang lebih besar. Selain menjadi tanda keindahan dan kehalusan, kaki mungil menunjukkan status sosial tinggi bagi gadis. Namun, pada tahun 1912 pengikatan kaki akhirnya dilarang oleh pemerintah Tiongkok.
6. Upacara Minum Teh Pernikahan
Teh adalah bagian penting dari budaya Tiongkok dan item penting dalam mas kawin pengantin wanita. Biasanya upacara minum teh diadakan pada hari besar di rumah masing-masing pasangan. Namun, beberapa pasangan mungkin memilih untuk mengadakan upacara bersama kedua keluarga sebelum makan malam pernikahan. (*)
Advertisement