Ini Cerita Menlu Retno Mulai Diplomasi Vaksin - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Jakarta, Bolong.id - Gelombang pertama dari 40 juta dosis vaksin yang dipesan Indonesia ke perusahaan asal Tiongkok, Sinovac, telah datang. Pada konferensi pers visual yang diadakan pada Senin (7/12/2020), Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi pun membagikan cerita diplomasinya.
Menlu Indonesia itu menuturkan bahwa diplomasi dimulai dari Agustus 2020 saat pemerintah membuka komunikasi ke pembuat vaksin di Tiongkok seperti Sinovac dan Sinopharm.
"Di bulan Agustus 2020, oleh Menteri BUMN, saya ditugaskan membuka akses kerja sama dengan pengembang vaksin termasuk dengan Sinovac dan Sinopharm," terang Retno, dilansir dari CNBC, Selasa (8/12/2020).
Retno juga menjelaskan bahwa otoritas Tiongkok sangat membantu dalam melakukan pembicaraan dengan pihak Sinovac, "Untuk kerja sama dengan Sinovac, koordinasi intensif selama beberapa minggu terus kami lakukan dengan otoritas RRT (Republik Rakyat Tiongkok) terutama dengan dewan negara Menteri Luar Negeri RRT Wang Yi. Di satu dua minggu terakhir komunikasi dengan otoritas RRT tidak dilakukan hari demi hari, tetapi jam demi jam.”
Ia juga menambahkan, "Karena itu pada kesempatan kali ini izinkan saya atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan otoritas RRT yang telah memberikan kerjasama yang baik selama ini."
Kedepannya, Retno juga menuturkan bahwa Kementerian Luar Negeri akan terus berkomunikasi intensif dan terbuka dalam mendapatkan vaksin yang digarap secara multilateral.
"Kementerian luar negeri sedang terus melakukan komunikasi dengan Jenewa (WHO) untuk pengadaan vaksin multilateral. Tidak diketahui Indonesia termasuk satu dari 92 negara COVAX AMC yang akan memperoleh vaksin sebesar 3 sampai 20% jumlah penduduk yang berasal dari fasilitas COVAXGavi," katanya.
Kedatangan 1,2 juta dosis vaksin Sinovac disiarkan secara LIVE pada laman Youtube Sekretariat Presiden. Vaksin tersebut diangkut dengan menggunakan kontainer khusus bertuliskan "ENVIROTAINER" berkode RAP81179PC. Tampak beberapa petugas langsung menyemprot kontainer yang baru tiba tersebut. (*)
Advertisement