Lama Baca 3 Menit

Menteri Luar Negeri China Kunjungi Jepang, Ada Apa?

25 November 2020, 14:38 WIB

Menteri Luar Negeri China Kunjungi Jepang, Ada Apa?-Image-1

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Tokyo, Bolong.id - Kunjungan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, ke Tokyo pada Selasa (24/11/2020) menjadi perjalanan tingkat tinggi pertama sejak pemimpin baru Jepang menjabat pada September 2020. Wang diterima Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, yang selama ini menyeimbangkan ketergantungan ekonomi Jepang kepada Tiongkok.

“Ada berbagai masalah yang tertunda antara kedua negara, jadi melalui pertemuan tingkat tinggi, penting untuk mencapai solusi setiap masalah satu per satu,” ucap Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, dilansir dari Reuters, Rabu (25/11/2020).

Suga mengatakan telah bertukar pandangan secara terbuka tentang hubungan bilateral dengan Wang. Hal ini termasuk mengenai bagaimana melanjutkan lalu lintas perdagangan antara kedua negara selama pandemi.

Disamping usaha untuk menyeimbangkan ketergantungan ekonomi pada Tiongkok, Motegi juga akan meningkatkan kewaspadaan terkait peningkatan aktivitas Tiongkok di Laut Tiongkok Timur. Di sisi lain, hubungan Jepang semakin dekat dengan Beijing melalui perjanjian perdagangan.

Awal bulan ini, Tiongkok menandatangani Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dengan 14 negara lainnya termasuk Jepang dan Korea Selatan. Ini merupakan kesepakatan perdagangan multilateral pertama bagi Tiongkok serta pengaturan pengurangan tarif bilateral pertama antara Jepang dan Tiongkok. Sementara itu, kesepakatan ini juga merupakan pertama kalinya bagi Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan berada dalam satu blok perdagangan bebas.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan bahwa Tiongkok akan mempertimbangkan untuk menandatangani pakta perdagangan bebas lainnya, seperti Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) yang mana Jepang merupakan anggota utama dan calon ketua tahun depan.