Jakarta, Bolong.id - Siapa tidak mengenal Dim Sum? Kuliner khas Tiongkok ini sangat populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Menurut beberapa sumber, Dim Sum pertama kali dibuat 1.600 tahun lalu. Terbukti dalam puisi dan musik yang muncul pada saat itu.
Dilansir dari dimsum.nl, Senin (26/10/2020), meskipun Dim Sum terkait erat dengan masakan Kanton, sebenarnya Dim Sum tidak berasal dari Kanton. Dim Sum diyakini pertama kali dibuat di Tiongkok utara, dan terus berubah dan mengalami perkembangan selama berabad-abad.
Beberapa referensi menyatakan bahwa istilah “Dim Sum” berasal dari Dinasti Jin Timur (317–420 M). Menurut salah satu legenda, untuk menunjukkan rasa terima kasih terhadap tentara setelah pertempuran, seorang jenderal menyuruh warga sipil membuat roti dan kue (snack) untuk dikirim ke garis terdepan peperangan.
"Menyentuh hati", atau “点点心意 (diǎn diǎn xīnyì)” yang kemudian disingkat menjadi “点心 diǎn xīn (dímsām dalam dialek Kanton)”, mewakili hidangan yang dibuat dengan cara serupa.
Dim Sum kemudian menjadi bagian dari makanan ringan tradisi Tiongkok yang berasal dari Dinasti Song (960-1279), ketika koki kerajaan menciptakan berbagai hidangan seperti ayam cincang dan makanan penutup yang terbuat dari susu kukus dan pasta kacang. Akhirnya makanan ini juga disajikan di kedai teh, terutama kedai teh di sepanjang Jalur Sutra yang terkenal.
Di awal abad ke-20 banyak sekali perkembangan dalam kuliner Dim Sum. Keturunan kerajaan Manchuria tidak perlu bekerja sehingga untuk menghabiskan waktu mereka sering mengunjungi tempat makan dan minum. Rumah teh dan restoran bersaing satu sama lain dengan menawarkan Dim Sum dalam variasi yang terus meningkat.
Advertisement