Lama Baca 3 Menit

Tiongkok Tidak Terima dengan Pernyataan Media Kanada Mengenai Ini

28 June 2020, 15:00 WIB

Tiongkok Tidak Terima dengan Pernyataan Media Kanada Mengenai Ini-Image-1

Meng Wanzhou (孟晚舟) - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Kedutaan Besar Tiongkok di Kanada mengecam media Kanada karena salah mengartikan pernyataan yang dibuat oleh istri Michael Kovrig sebagai pernyataan juru bicara Tiongkok, dan karena mengklaim Tiongkok telah menghubungkan kasus Meng Wanzhou (孟晚舟) dengan kasus Michael Kovrig dan Michael Spavor.

Kedutaan Besar Tiongkok di Kanada mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (27/6/2020) kemarin bahwa seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengutip pernyataan istri Kovrig dalam sambutannya pada 24 Juni lalu, tetapi media Kanada secara sengaja melaporkan pernyataan ini sebagai pernyataan juru bicara, dan mengklaim bahwa Tiongkok telah mengaitkan kasus Meng dengan kasus Kovrig dan Spavor.

Sebelumnya, pada konferensi pers pada 24 Juni lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian (赵立坚), mengutip apa yang dikatakan istri Kovrig, namun tidak menghubungkan kasus Meng dengan kasus Kovrig dan Spavor. "Berkenaan dengan kasus Meng, posisi Tiongkok jelas: Itu adalah insiden politik yang serius. Bahkan jika itu adalah kasus yudisial, seperti yang diklaim pihak Kanada, menteri kehakiman Kanada memiliki wewenang untuk menghentikan proses ekstradisi pada titik mana pun, seperti yang dikatakan Istri Kovrig,” kata Zhao pada saat itu yang memicu salah penafsiran, melansir dari globaltimes.cn.

Kasus Meng adalah insiden politik serius yang didalangi oleh AS untuk menekan Huawei (hua'wei) dan perusahaan teknologi tinggi Tiongkok. Kedutaan juga mengatakan bahwa Kanada bertindak sebagai kaki tangan AS, dan ini adalah penahanan sewenang-wenang, sehingga kasus Meng berbeda dari kasus spionase Kovrig dan Spavor.

Dalam sebuah artikel berjudul "Istri Michael Kovrig mengatakan Kanada 'butuh lebih banyak pengaruh' dalam memperjuangkan pembebasannya," oleh media Kanada Global News, menegaskan Tiongkok telah mengaitkan kasus Meng dengan kasus Kovrig. The Globe and Mail juga menuliskan artikel "Tiongkok menyarankan akan membebaskan Kovrig dan Spavor jika Kanada mengizinkan eksekutif Huawei Meng kembali ke rumah" dalam sebuah laporan berita pada 24 Juni. Artikel-artikel tersebut dilaporkan salah menafsirkan komentar yang dibuat oleh istri Kovrig sebagai sikap Tiongkok, dengan menuliskan "Pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa jika Kanada membebaskan eksekutif Huawei Meng Wanzhou (孟晚舟), maka akan dapat mempengaruhi nasib dua orang Kanada yang dipenjara dan dituduh melakukan spionase oleh Beijing."

Sementara itu, pengamat Tiongkok mengecam media Kanada yang tidak bertanggung jawab ini karena mendistorsi fakta dan memicu semakin renggangnya hubungan Tiongkok-Kanada.