Lama Baca 3 Menit

Sudah Vaksin Tapi Bupati Sleman Positif COVID-19, Bukti Harus Tetap 3M!

22 January 2021, 07:02 WIB

Sudah Vaksin Tapi Bupati Sleman Positif COVID-19, Bukti Harus Tetap 3M!-Image-1

Bupati Sleman Sri Purnomo - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Sleman Sri Purnomo. Ia dikabarkan terkonfirmasi positif COVID-19. Kabar tersebut diinformasikan Sri Purnomo sendiri melalui video akun Instagramnya @sripurnomosp.

Kabar ini menarik banyak perhatian karena sebelumnya orang nomor 1 di Sleman ini telah menerima satu dosis vaksin Sinovac pada 14 Januari lalu.

"Hari ini Kamis 21 Januari 2021, saya Sri Purnomo Bupati Kabupaten Sleman menyampaikan kondisi terkini yang sedang saya hadapi," terang bupati yang akrab disapa SP ini. "Sebelumnya, Rabu 20 Januari 2021 saya menjalani tes swab antigen yang mana hasilnya dinyatakan positif. Kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR, di mana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif," terangnya.

Ia menambahkan, "Kondisi kesehatan saya hari ini alhamdulilah 100 persen sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apa pun. Memang pada hari Selasa 19 Januari 2021 malam, saya sempat batuk-batuk dan suhu badan naik di angka 37,6 derajat.”

Sri Purnomo melanjutkan bawah pada Kamis pukul 13.00 WIB dirinya ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT scan thorax. Hasilnya paru-paru Sri Purnomo bersih. Saat ini, dirinya tengah menjalani isolasi di rumah dinas lantaran tidak mengalami gejala apa pun. Sementara keluarga dan staf di lingkungan rumah dinas sudah swab antigen dan hasilnya negatif semua.

Bupati Sleman itu juga menjelaskan meski telah menerima satu dosis vaksin Sinovac beberapa waktu lalu, dia mengingatkan bahwa vaksin bukan obat tapi untuk membentuk kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular maupun kemungkinan sakit berat. Ini juga menjadi bukti bahwa meski sudah divaksin penerapan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tetap harus dilakukan.

"Saya mengimbau bahwa perlindungan yang diberikan vaksin COVID-19, tetap perlu diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun serta jaga jarak dan hindari kerumunan," ujarnya.

Sebelumnya, Sri Purnomo mendapat satu dosis vaksin Sinovac perdana di Puskesmas Ngemplak II, Kabupaten Sleman, Kamis (14/1/2021) bersama dengan Dandim 0732/Sleman, Kapolres Sleman hingga dokter sekaligus pegiat media sosial Tirta Mandira Hudhi atau akrab disapa dokter Tirta. (*)