Home     news     china
Lama Baca 4 Menit

China Pertegas Hukuman Penyebar Hoax

09 April 2022, 12:31 WIB

China Pertegas Hukuman Penyebar Hoax-Image-1

ilustrasi respon masyarakat terhadap rumor - Image from thepaper.cn

Bolong.id - Menanggapi beberapa orang yang dengan ceroboh membuat, menerbitkan dan menyebarkan desas-desus serta informasi palsu tentang pekerja pencegahan dan pengendalian pandemi di Shanghai. Tiongkok akan berikan hukuman terhadap itu.

Dilansir dari Thepaper.cn pada Jumat (8/4/2022), Kantor Informasi Internet Shanghai mengeluarkan pengumuman pada 8 April lalu menyatakan: Grup yang menyebarkan rumor jahat (hoax) akan ditangani sesuai dengan hukum.

Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dunia maya yang sehat, tertib dan bersih.

Kantor Informasi Internet Shanghai mengimbau masyarakat umum untuk mulai mengambil inisiatif untuk menolak menyebarkan hoax. Pada saat yang sama, memperingatkan sejumlah kecil pembuat hoax bahwa tindakan mengetik dan menciptakan hoax dalam grup adalah ilegal dan pasti akan dihukum oleh masyarakat.

Internet bukanlah tempat di luar hukum. Tidak ada yang diizinkan menggunakan desas-desus untuk merugikan Shanghai selama periode khusus ini dan menghambat situasi keseluruhan perang melawan pandemi.

Saat ini, warga Shanghai dalam keadaan khusus sangat ingin mendapatkan berita terbaru tentang pandemi dan juga dengan senang hati meneruskan beberapa informasi pencarian bantuan. Tidak ada salahnya untuk peduli dengan Shanghai dan orang-orang di sekitar.

Namun, untuk mencegah niat baik dari melakukan hal buruk, perlu juga untuk mencegah diri menjadi kaki tangan penyebaran hoax. Menyebarkan hoax yang tampaknya tidak tepat dan nyata, tidak dapat membantu siapa pun, tetapi dapat berakhir dengan merugikan diri sendiri dan keluarga.

Rumor yang sering beredar biasanya berupa foto yang telah diedit dan diberikan keterangan palsu. Menceritakan pengalaman orang yang tidak tepat dengan diberi bumbu-bumbu untuk meningkatkan kredibilitas. Ada juga beberapa orang dengan sengaja mengarang desas-desus. Menabur perselisihan sehingga menciptakan perpecahan dan pertentangan di media sosial.

Kerugian sosial yang disebabkan oleh hal-hal acak dan desas-desus seperti itu bahkan lebih besar. Pembuat desas-desus pasti akan dihukum lebih berat.

Menurut Hukum Pidana dan interpretasi peradilan yang relevan dari Hukum Tertinggi dan Kejaksaan Agung: Pemalsuan informasi palsu lalu menyebarkannya maka akan dihukum dengan kasus kejahatan.

Saat ini stabilitas, persatuan dan kekuatan paling dibutuhkan di Shanghai. Adanya hoax itu merugikan Shanghai. Menciptakan kekacauan, mencoba menipu dunia dan mencuri ketenaran. Mencoba memancing di perairan yang bermasalah dan hukuman yang berat tidak dapat dihindari.

Kali ini, Administrasi Ruang Siber Shanghai Tiongkok mengingatkan pemilik grup dan anggota grup media sosial untuk mematuhi hukum dalam perilaku apa pun di Internet. Terutama untuk mencegah penyebaran segala jenis rumor dan informasi palsu dalam situasi saat ini. Diharapkan semua netizen akan bertanggung jawab dan menjadi netizen yang berkualitas.

Diminta masyarakat untuk selalu memilah setiap informasi yang diterima dari grup atau orang lain yang kurang kredibitasnya. Saat menerima rumor masyarakat harus memikirkan apakah sumbernya dapat dipercaya? Apakah masuk akal? Apa efek sosial yang akan ditimbulkannya? Jangan bertindak sebagai penyebar rumor hanya karena rasa ingin tahu dan kesenangan semata.(*)


Informasi Seputar Tiongkok