Tim medis yang menangani Covid-19 - Image from voachinese.com
Bolong.id - Otoritas Kesehatan Tiongkok melaporkan dua kematian akibat Covid-19 pada Sabtu (19/3/2022). Kematian baru terkait Covid-19 ini adalah yang terbaru selama lebih dari setahun di tengah upaya memerangi wabah varian Omicron.
Dilansir dari Voachinese.com pada Minggu (20/3/2022), dua kematian karena Covid-19 dilaporkan pada pasien lanjut usia di provinsi timur laut Jilin. Kematian baru ini pun menjadikan jumlah total kematian sejak pandemi di seluruh Tiongkok 4.638 jiwa.
Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan bahwa mayoritas kasus sejumlah 2.157 transmisi komunitas baru dilaporkan berasal dari Jilin pada Sabtu (19/3). Provinsi ini diketahui telah memberlakukan larangan perjalanan. Penduduk perlu membutuhkan izin dari polisi untuk bepergian melintasi perbatasan.
Sejak merebaknya virus corona di Wuhan, pemerintah Tiongkok terus menerapkan kebijakan "zeroing out", dan itu berhasil. Kebijakan nol dinamis ini berfokus pada pengujian massal dan penguncian ketat yang melarang penduduk meninggalkan rumah mereka sampai semua kasus baru diisolasi atau diidentifikasi melalui kontak.
Tiongkok saat ini menghadapi wabah terburuk sejak akhir 2019, dengan para pejabat berjanji untuk menggandakan kebijakan tanpa toleransi untuk mengekang lonjakan saat ini.
Data virus corona baru di Tiongkok daratan dan data Daerah Administratif Khusus Hong Kong dihitung secara terpisah. Gelombang wabah saat ini di Hong Kong telah menginfeksi puluhan ribu orang dan membunuh ratusan orang. Kasus di Hong Kong telah mengumpulkan lebih dari 1,01 juta terinfeksi dan 5.401 kematian.
Menurut statistik, alasan merebaknya pandemi di Hong Kong, terutama angka kematian yang tinggi, adalah karena tingkat vaksinasi lansia di usia 70-an dan 80-an rendah. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement