Lama Baca 2 Menit

Walau Pandemi Melanda, Tiongkok Tetap Jadi Mitra Dagang Terbesar Amerika, Lho!

18 June 2020, 12:29 WIB

Walau Pandemi Melanda, Tiongkok Tetap Jadi Mitra Dagang Terbesar Amerika, Lho!-Image-1

Perdagangan Tiongkok - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Dilansir dari Wall Street Journal, perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) terlihat meningkat tajam per bulan April 2020, dibandingkan dari bulan sebelumnya, padahal sedang di tengah kondisi pandemi COVID-19. Tiongkok pun saat ini menjadi mitra terbesar AS, melampaui Meksiko dan Kanada. 

Menurut data dari Kementerian Perdagangan AS, perdagangan antara kedua negara di bulan April 2020 meningkat lebih dari 40% dari bulan sebelumnya, menjadi 39,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 563 miliar rupiah. Di samping itu, keseluruhan jumlah impor AS turun 13,7%, menjadi 200,7 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 2,8 triliun rupiah, dan jumlah ekspor menurun 20,5%, menjadi 151,3 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 2,1 triliun rupiah, dengan defisit sebesar 16,7%, menjadi 49,4 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 701 triliun rupiah, pada bulan April 2020. 

Menurut data yang dirilis oleh Global Economic Prospects pekan lalu, World Bank memperkirakan bahwa ekonomi global berada di jalur penyusutan sebesar 5,2% tahun 2020 ini, karena pandemi. Begitu juga dengan ekonomi AS, yang diprediksi akan menyusut sebesar 6,1% tahun 2020 ini. Bank sentral Amerika, Federal Reserve, baru-baru ini memproyeksikan ekonomi AS akan mengalami kontraksi sebesar 6,5%, tahun 2020 ini, namun dengan tingkat pengangguran yang juga turun sebesar 9,3% pada kuartal keempat nanti. 

Menurut Pimpinan Dewan Bisnis AS-Tiongkok, Craig Allen, Tiongkok sepertinya bisa menjadi alat untuk memicu pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) global terbesar pada tahun 2020 dan juga tahun 2021 nantinya. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan AS sangatlah berharap dapat memanfaatkan hal itu.