Gedung Kementerian Pertahanan Tiongkok - Image from berbagai sumber
Beijing, Bolong.id - Pada konferensi pers reguler Kementerian Pertahanan Nasional Kamis kemarin, Tan Kefei, Wakil Direktur Biro Informasi Kementerian Pertahanan Nasional dan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional, mengumumkan bahwa, Konferensi Kebijakan Keamanan Forum Regional ASEAN ke-18 diselenggarakan pada 27 Mei dalam bentuk video konferensi.
Dilansir dari People’s Daily pada Kamis (27/5/2021), pada konferensi ini, para peserta bertukar pandangan tentang isu-isu internasional dan regional, ancaman dan tantangan teknologi baru untuk keamanan pertahanan, dan pembentukan rasa saling percaya dan kerjasama pembangunan di kawasan Asia Pasifik.
Para Pemimpin Kantor Kerjasama Militer Internasional dari Komisi Militer Pusat menghadiri pertemuan tersebut dan memperkenalkan pandangan Tiongkok tentang situasi internasional dan regional saat ini. Mereka menekankan bahwa, dalam menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, semua negara harus bersatu, tidak melupakan sejarah dan mematuhi multilateralisme sejati; Mengevaluasi peran penting Forum Regional ASEAN dalam menjaga perdamaian dan stabilitas regional; menguraikan posisi dan proposisi Tiongkok tentang militerisasi teknologi yang muncul, dan mengedepankan saran Tiongkok tentang pengembangan kerja sama pertahanan dan keamanan di bawah kondisi pandemi.
Tahun ini menandai peringatan 30 tahun pembentukan hubungan dialog antara Tiongkok dengan ASEAN. Militer Tiongkok akan terus berpartisipasi aktif dalam mekanisme kerja sama pertahanan dan keamanan ASEAN, memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan kemitraan strategis Tiongkok ASEAN dan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement