Lama Baca 2 Menit

China Unicom: Butuh Waktu 5 Sampai 8 Tahun Agar Dapat Sediakan Kebutuhan 5G Sepenuhnya di Tiongkok

24 May 2020, 13:06 WIB

China Unicom: Butuh Waktu 5 Sampai 8 Tahun Agar Dapat Sediakan Kebutuhan 5G Sepenuhnya di Tiongkok-Image-1

China Unicom - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Zhang Yunyong (张云勇), seorang anggota Komite Nasional CPPCC (Chinese People's Political Consultative Conference) sekaligus Manajer Umum Pusat China Unicom, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dibutuhkan waktu sekitar 5 hingga 8 tahun untuk sepenuhnya menyediakan jaringan 5G di Tiongkok. Hal tersebut didasari karena alasan biaya konstruksi jaringan 5G yang tinggi, serta skala jaringan 5G yang lebih besar dua sampai tiga kali lipat dari 4G. Secara umum, jika jaringan 5G ingin mencapai jangkauan jaringan setara 4G, maka akan perlu membangun sebanyak 10 juta stasiun berbasis 5G yang memerlukan biaya setidaknya 2 triliun Yuan (setara 4000 triliun Rupiah). Zhang Yunyong ( 张云勇) memperkirakan bahwa pada tahun 2020, semua operator secara total akan membangun sekitar 1 juta BTS. Menilai dari kemajuan jaringan 5G saat ini, maka akan dibutuhkan 5 hingga 8 tahun untuk sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan semua orang terhadap jaringan 5G.

Apabila Tiongkok tengah terus mengusahakan kemajuan jaringan 5G, Indonesia masih berfokus pada pengembangan akses Internet 4G dibanding 5G. Menkominfo Rudiantara mengaku belum menyiapkan model bisnis bagi akses Internet 5G karena implementasi dari teknologi generasi kelima itu masih membutuhkan waktu yang lama.

Sumber: tech.sina.com.cn dan kominfo.go.id