Mongolia, Bolong.id - Daerah Otonomi Mongolia Dalam, Tiongkok pada Rabu (8/6/2022) mengkonfirmasi 240 kasus Omicron dalam enam hari terakhir.
Dilansir dari Global Times Rabu (8/6/22), sejak tujuh kasus positif dilaporkan pada 2 Juni 2022, penghitungan harian melonjak menjadi 81 pada Selasa (7/6/202). Akhirnya 240 pada sehari kemudian.
Pejabat setempat didesak memutus penularan virus dengan cepat.
Wang Lixia, Wakil Ketua Partai Komunis Mongolia Dalam, mencatat pada hari Selasa bahwa epidemi di wilayah Erenhot, titik fokus gelombang kebangkitan epidemi ini, sangat rumit.
Data terakhir yang dirilis sebagian besar kasus Omicron di Erenhot, yakni 224 orang terinfeksi.
Wilayah itu kini tercatat sebagai tujuh wilayah berisiko tinggi dan satu wilayah berisiko sedang untuk COVID-19.
Sejak 2 Juni, Erenhot memberlakukan manajemen statis dengan semua komunitas di bawah manajemen yang ketat dan semua penghuni didorong untuk bekerja dari rumah. Rute keluar masuk kota dihentikan. Jika orang ingin pergi karena alasan khusus, mereka harus mendaftar ke departemen anti-epidemi setempat.
Kota lain, Chifeng, mengharuskan semua orang di pos publik untuk bekerja dari rumah. Dua sertifikat tes asam nukleat negatif yang diambil dalam waktu 48 jam diperlukan untuk meninggalkan kota. (*)
Advertisement