Bagaimana Indonesie Marayakan Imlek? - Image from shopback.co.id
Jakarta, Bolong.id - Saat perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia, etnis Tionghoa merayakan dengan khas. Beda wilayah, beda pula bentuknya.
Dilansir dari detik.com, tak hanya warga Tiongkok yang menunggu perayaan ini, masyarakat di Indonesia pun sangat menunggu momen sakral ini. Perayaan Imlek dilakukan dengan menyediakan berbagai makanan dan menyediakan pernak-pernik. Bagaimana dengan perayaan yang ada di berbagai wilayah Indonesia?
Berikut Deretan Perayaan Imlek di Indonesia:
1. Kuliner Khas Tiongkok dan Wishing Tree
Pemprov DKI Jakarta hadirkan kuliner khas Tiongkok dan wishing tree dalam perayaan tahun baru Imlek 2571, dan bekerja sama dengan komunitas untuk memeriahkan perayaan Imlek.
Perayaan ini merupakan hasil dari akulturasi kebudayaan yang masuk ke Jakarta, warga Jakarta dapat menikmati festival makanan khas Tiongkok yang berlangsung di Thamrin 10.
Rangkaian acara akan dimulai sejak 15 Januari hingga 9 Februari 2020, dan pada 24 Januari akan ada lampion kolaborasi dan Wishing Tree.
2. 2000 Lampion di Palembang
Persiapan dalam menyambut perayaan Imlek di Palembang, Sumatera Selatan mulai terasa dengan adanya beragam pernak-pernik berwarna merah khas terlihat menghiasi Klenteng bersejarah,
Dewi Kwan Im. Bahkan ada sekitar 2 ribuan lampion dipasang mulai dari dalam klenteng sampai area parkir dan dermaga di kawasan 10 Ulu. Jembatan ampera yang berdiri di sebelah kiri Klenteng akan terlihat jelas dengan warna cat merah menyala, untuk ribuan lampion warna merah akan menyala pada malam puncak perayaan Imlek 24-25 Januari.
Image from dyazafryan.wordpress.com
3. Kelenteng di Ciamis Bernuansa Merah
Kelenteng Hok Tek Bio yang berlokasi di Jalan Ampera II, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat bersolek jelang perayaan Imlek. Klenteng ini dibersihkan hingga menciptakan suasana merah yang hanya satu-satunya di Ciamis, Banjar, Pangandaran.
Di Kelenteng Hok Tek Bio juga ada tradisi penggantian lampion yang biasa digantung di atap dan memasang lilin ukuran besar dari 1 meter hingga 2 meter. Ratusan lampion tersebut telah dilengkapi doa dan harapan supaya menerangi kehidupan, kelancaran, dan kesuksesan di tahun mendatang.
4. Semarang Gelar Kirab dan Festival Kuliner
Pada perayaan Imlek tahun ini, Kota Semarang akan melaksanakan 2 kegiatan yaitu Kirab Kebangsaan Merah Putih dan Launching Festival Kuliner Depok. Akan ada 66 tenda makanan dan 9 foodtruck yang akan menjajakan kuliner, Launcing Festival kuliner ini sekaligus menandai diresmikannya Jalan Depok menjadi pusat kuliner baru di Kota Semarang.
Image from semarang.ayoindonesia.com
5. Sembahyang di Klenteng Po Hwa Kong
Di Lombok ada Klenteng Po Hwa Kong yang usianya cukup tua, didirikan pada 1840. Berlokasi di Jalan Yos Sudarso No. 180, Kelurahan Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Saat Imlek banyak warga yang sembahyang atau berdoa memohon berkat di Klenteng tua ini.
6. Mandi Bersama di Sumur Tujuh Lubang
Depok memiliki cara unik untuk merayakan Imlek, warga etnis tionghoa beramai-ramai datang ke Vighara Gayatri. Tak hanya beribadah, perayaan Imlek dirayakan dengan mandi bersama di sumur tujuh lubang, sumur ini dipercaya memiliki kekuatan mendatangkan rezeki, jodoh, bahkan bisa menyembuhkan penyakit.
7. Pawai Tatung di Kalimantan
Perayaan Imlek di Singkawang, Kalimantan Barat berbeda dari kota-kota lain di Indonesia. Perayaan Imlek yang unik dan ngeri akan ditampilkan dalam Pawai Tatung, Tatung merupakan atraksi sejenis debus, saat perayaan orang-orang yang kemasukan arwah leluhur akan ikut berpawai, ditambah dengan atraksi tatung yang menancapkan benda tajam ke seluruh tubuh.
8. Grebeg Sudiro
Di Solo terkenal dengan Grebeg Sudiro yang diadakan saat tahun baru Tiongkok. Grebeg Sudiro merupakan perwujudan akulturasi budaya lokal dan Tionghoa, yang diselenggarakan di Kelurahan Sudiroprajan tepat berada di jantung kota Solo.
9. Pawai Imlek
Kota hujan Bogor akan semakin meriah saat perayaan Imlek hadir di kawasan pecinan. Setelah 15 hari setelah Imlek akan ada pawai Cap Go Meh, dan akan ada pawai pesta rakyat yang menggabungkan kesenian Sunda dan Tionghoa.
Image from timesindonesia.co.id
10. Perang Air
Di Riau berbeda, perang air menjadi tradisi saat perayaan Imlek. Tak hanya dirayakan etnis Tionghoa saja, tetapi hampir semua warga Riau akan ramai-ramai mengikuti perang air. Sama seperti perayaan songkran di Thailand, warga Riau akan ramai-ramai berbasah-basahan di hari raya Imlek.
11. Pekan Budaya Tionghoa
Tak hanya Solo, Yogyakarta juga merayakan Imlek dengan pekan budaya, hal ini sudah dilaksanakan selama 13 tahun. Pekan budaya ini berlangsung lama, jadi kamu punya kesempatan untuk mengenal budaya Tionghoa lebih dalam lagi.
Itulah perayaan Imlek di Indonesia dengan cara yang unik dan khas. Dengan adanya pawai dan festival akan menambah pengetahuan mengenai budaya Tionghoa. Jadi, mana kota tujuanmu untuk libur Imlek tahun ini? (*)
Advertisement