Home     news     china
Lama Baca 3 Menit

Ekspor Produk Fotovoltaik China Naik Sebesar 60%

21 February 2022, 15:14 WIB

Ekspor Produk Fotovoltaik China Naik Sebesar 60%-Image-1

Produk Fotovoltaik China - Image from CFP

Bolong.id - Tiongkok meyakini ekspor produk fotovoltaik (PV) akan menjadi kuat dalam tahun ini karena dunia sedang berusaha untuk mengatasi tantangan iklim.

Dilansir dari 余生还长 pada Sabtu (19/2/2022), ekspor PV Tiongkok di tahun 2021 melampaui $28,4 miliar (sekitar Rp 406,9 T). Tumbuh sekitar 60% dari $18,23 miliar (sekitar Rp 261,2 T) pada tahun sebelumnya, kata Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok.

Dengan rantai industri dan rantai pasokan PV yang umumnya stabil, output tahunan polisilikon, silicon wafer, sel surya, dan modul PV negara itu juga tumbuh masing-masing sebesar 27,5% menjadi 505.000 ton, 40,6% menjadi 227 gigawatt (GW), 46,9% menjadi 198 GW dan 46,1% menjadi 182 GW, dari tahun ke tahun.

Tiongkok yang produsen produk surya terbesar di dunia juga memproduksi 53 GW kapasitas surya pada tahun 2021, menurut Administrasi Energi Nasional Tiongkok. Tiongkok saat ini memiliki 108 GW solar rooftop paling banyak di dunia.

Untuk mendukung tujuannya menjadi netral karbon pada tahun 2060, Tiongkok bertujuan untuk memiliki energi terbarukan termasuk matahari dan angin. Capaiannya sebesar 80% dari total bauran energi pada tahun 2060. Terlebih kapasitas pembangkit tenaga surya dan angin yang mencapai 1.200 GW pada tahun 2030.

Lin Boqiang, dekan Institut Studi Kebijakan Energi Tiongkok Universitas Xiamen, mengatakan bahwa ekspansi yang relatif cepat di sektor energi terbarukan pada tahun 2022 sangat diharapkan. Karena pangsa tenaga surya dan angin saat ini masih sangat kecil. Dia memperkirakan bahwa perluasan kapasitas energi terbarukan akan tetap menjadi fokus utama pada tahun 2022. (*)


Informasi Seputar Tiongkok