Apel Aksu - Image from Big News Network
Xinjiang, Bolong.id - Panen raya apel sekarang disambut gembira petani di Aksu, Daerah Otonomi Xinjiang Uygur, Tiongkok barat laut.
Petani apel Tusunali Yusup dari Pertanian Hongqipo di Aksu mengatakan semua buahnya telah dipesan oleh pembeli dari luar Xinjiang sebelum dipanen. Dilansir dari ChinaNews pada Selasa (03/11/2020).
Apel Aksu menjadi sangat dicari di pasar Tiongkok dan luar negeri karena Aksu memiliki iklim panas dan gersang, yang merupakan iklim ideal untuk tanaman apel.
Petani Apel Xinjiang - Image from News.cn
Amatniyaz Abdurahman adalah teknisi buah di Desa Koyqi di Kabupaten Wensu Aksu. Dia baru saja membeli mobil dengan tabungannya.
“Buah ini telah mengalami penjualan yang cepat, membawa keberuntungan bagi kami,” katanya.
Aksu adalah daerah yang sangat miskin di Tiongkok, dan buah-buahan telah menjadi sumber pendapatan utama penduduk setempat. Data resmi menunjukkan bahwa pendapatan dari industri hutan dan buah-buahan menyumbang sekitar sepertiga dari total pendapatan penduduk setempat. Promosi Aksu apel mengurangi kemiskinan.
Petani Apel Aksu - Image from China Daily
Menurut data Departemen Pertanian dan Pedesaan Aksu, total produksi apel Aksu tahun lalu sekitar 688.800 ton, dan total luas kebun apel penghasil buah sekitar 22.260 hektar.
Petani di Aksu telah mengembangkan beberapa saluran ritel. Banyak video streaming langsung petani apel Aksu yang memetik dan mengemas buah dapat dilihat di platform media sosial Tiongkok.
"Sekarang kami bersaing dengan pembeli korporat di luar Xinjiang untuk membeli apel Aksu," kata He Guanghui, wakil manajer umum Aksu Fruit Industry Co., Ltd.
Dia mengatakan perusahaan berencana untuk membeli 30.000 ton apel tahun ini, yang ditujukan untuk jaringan supermarket besar dan pasar grosir di seluruh negeri. Sejauh ini, perusahaan telah mengumpulkan 12.000 ton buah. (*)
Advertisement