Lama Baca 4 Menit

Atlet Tenis Meja China Terkena Kartu Kuning Gara-gara Peraturan Baru Olimpiade

15 July 2021, 07:42 WIB

Atlet Tenis Meja China Terkena Kartu Kuning Gara-gara Peraturan Baru Olimpiade-Image-1

Liu Guoliang - Image from Tencent

Beijing, Bolong.id - Baru-baru ini, tim tenis meja Tiongkok kembali ke Beijing setelah persiapan Olimpiade dinWeihai, Provinsi Shandong. Seluruh tim akan berkumpul di Beijing selama sekitar seminggu, dan kemudian pergi ke Tokyo untuk Olimpiade. 

"Pada kenyataannya, persiapan untuk Olimpiade kali ini sangat sulit. Terlalu banyak kesulitan dan permasalahan yang mungkin tidak terpikirkan. Termasuk beberapa aturan selama pandemi, seperti Anda tidak bisa mengelap meja, termasuk juga meniup bola. Sekarang kita akan mencoba yang terbaik untuk meningkatkan kemampuan atlet dalam melawan gangguan dan tekanan," kata Liu Guoliang, ketua dari Asosiasi Tenis Meja Tiongkok mengatakan dalam wawancara

Pemain tenis meja menggunakan tangan mereka untuk menghapus keringat di meja, hal ini adalah kebiasaan bagi banyak pemain. Banyak pemain veteran yang bergantung pada gerakan atau kebiasaan-kebiasaan seperti ini untuk menyesuaikan irama permainan dan memberikan waktu berpikir untuk langkah berikutnya. Kebiasaan meniup udara ke bola dengan mulut juga merupakan tindakan yang umum dilakukan oleh pemain tenis meja, kebiasaan ini dilakukan dengan harapan agar mendapatkan petunjuk, dan kebiasaan ini berefek positif bagi psikologis pemain.

Dilansir dari 沸点体企鹅号 pada Rabu (14/7/2021) pada pertandingan pemanasan terakhir di Weihai, pada hari pertama pertandingan pemanasan pada 8 Juli, Kapten Ma Long, veteran Grand Slam tenis meja berusia 32 tahun yang telah bermain tenis meja selama 27 tahun, mendapatkan kartu kuning di pagi dan sore dalam satu hari karena Ia mengelap meja yang terkena keringat dengan tangannya. 

Kompetisi Simulasi Olimpiade ini adalah kompetisi terakhir tim Guoping dalam lima tahun persiapan untuk Olimpiade Tokyo Ma Long mengatakan bahwa dia perlu membuat perubahan di masa depan yang sesuai dengan aturan baru secepat mungkin.

Menurut peraturan yang diungkapkan oleh Liu Guoliang, selama Permainan Olimpiade Tokyo, jika pemain menemukan keringat di meja, mereka tidak boleh langsung menyentuh meja dengan tangan mereka. Namun, dalam kompetisi simulasi tenis meja nasional terakhir, Xu Xin, seorang pemain veteran, menemukan cara baru. Ia mengelap keringat di meja dengan raketnya bukan tangannya.

Menurut penjelasan Liu Guoliang, Olimpiade Tokyo telah terpengaruh oleh situasi pandemi, dan telah ada perubahan dalam aturan kompetisi tenis meja. Selain itu, tidak meniup udara ke bola dan tidak bisa langsung menyentuh meja adalah aturan baru yang penyelenggara telah informasikan kepada tim yang berpartisipasi. 

Menurut Liu Guoliang, bagian yang lebih sulit adalah terlalu banyak masalah yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Dua aturan baru yang telah diterbitkan semua dianggap dari perspektif pencegahan, tapi peraturan ini adil bagi semua. (*)


Informasi Seputar Tiongkok