Beijing - Image from Wikipedia
Beijing, Bolong.id - Enam kota di Tiongkok menampung lebih dari 10 juta populasi pada 2019 diantaranya empat kota yaitu Shanghai, Beijing, Chongqing dan Tianjin dan dua kota sub-provinsi, Guangzhou dan Shenzhen.
Menurut tinjauan statistik tentang konstruksi perkotaan yang dirilis oleh Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan Tiongkok pada 31 Desember, situs berita Yicai.com melaporkan.
Populasi perkotaan di Shanghai melampaui 20 juta pada 2019, sementara Beijing dan Chongqing juga memiliki lebih dari 15 juta orang yang tinggal di wilayah perkotaan mereka.
Jinan, ibu kota provinsi Shandong, menjadi kota "metropolis" baru, dengan populasi perkotaan antara 5 hingga 10 juta. Dilansir dari China Daily pada Selasa(12/1/2021).
Kelompok tersebut, sekarang terdiri dari 10 kota di seluruh negeri, termasuk Dongguan, Wuhan, Chengdu, Hangzhou, Nanjing, Zhengzhou, Xi'an, Jinan, Shenyang, dan Qingdao.
Hangzhou, pusat perdagangan elektronik di Tiongkok Timur, telah melampaui Nanjing menjadi kota terbesar kedua dalam hal populasi perkotaan di wilayah Delta Sungai Yangtze.
Hangzhou - Image from visithangzhou.com
Didorong oleh ekonomi digital yang berkembang, Hangzhou menyaksikan cepatnya talent inflow dan perluasan distrik perkotaan dalam beberapa tahun terakhir. Populasi penduduk tetap kota meningkat dari 9,81 juta pada 2018 menjadi 10,36 juta pada 2019, melonjak sekitar 554.000 orang dari tahun-ke-tahun, dengan peningkatan tahunan melebihi Shenzhen dan Guangzhou untuk pertama kalinya, menempati peringkat pertama di negara itu.
Selain kota besar dan metropolis, 14 kota besar dengan populasi perkotaan 3 hingga 5 juta juga difokuskan pada pengebangan dan pembangunan perkotaan, termasuk Harbin, Changchun, Dalian, Hefei, Kunming, Taiyuan, Changsha, Suzhou, Nanjing, Urumqi, Shijiazhuang, Xiamen , Ningbo dan Fuzhou.
Fuzhou, misalnya, meningkatkan reformasi pada pendaftaran rumah tangga dan sistem relatifnya untuk menarik masuknya penduduk, dan lebih mengoptimalkan mekanisme pemberian tempat tinggal perkotaan kepada mereka yang telah pindah dari daerah pedesaan, untuk mempercepat transformasi menjadi kota dengan penduduk lebih dari 10 juta, menurut Rencana Lima Tahun ke-14 pemerintah Fuzhou.
Populasi China - Image from Xinhuanet
Rrofesor Departemen Ekonomi di Universitas Xiamen, Ding Changfa, mengatakan provinsi Fujian, yang terletak di antara Sungai Yangtze dan wilayah Delta Sungai Mutiara (Zhu Jiang), telah meningkatkan persaingan dalam menarik talent dalam beberapa tahun terakhir karena kurangnya kota-kota besar.
Oleh karena itu, provinsi tenggara Tiongkok itu membutuhkan kota besar, terutama megalopolis, untuk memimpin pembangunan Fujian, tegas Ding. (*)
Matsnaa Chumairo/Penerjemah
Lupita/Penulis
Advertisement