ByteDance - Image from cdn.techinasia.com
Beijing, Bolong.id - Pemilik TikTok ByteDance telah membantah klaim di media sosial Tiongkok bahwa mereka meraup lebih banyak pendapatan iklan tahun lalu daripada gabungan semua saluran televisi di Tiongkok.
Dilansir dari Tencent pada Jumat (01/04/2022), postingan yang diterbitkan pada Rabu (30/3) oleh akun Pengamatan Inovasi Harian mencatat berdasarkan spekulasi pada laporan Reuters awal Januari pendapatan ByteDance pada tahun 2021 mencapai US$58 miliar (sekitar Rp832 triliun).
Itu juga ditambahkan dengan asumsi penulis yang menyatakan bahwa iklan menyumbang 77 persen dari total pendapatan perusahaan.
Postingan tersebut menyimpulkan bahwa ByteDance mungkin telah meraup US$44 miliar (sekitar Rp631 triliun) uang iklan tahun lalu, melebihi 194 miliar yuan (sekitar Rp437 triliun) yang dibuat jaringan televisi Tiongkok dari sumber yang sama.
Namun perusahaan yang berbasis di Beijing tersebut mengeluarkan pernyataan bahwa itu adalah berita palsu.
ByteDance, sebuah perusahaan swasta, tidak memiliki kewajiban untuk mengungkapkan informasi keuangan kepada publik. Namun, sebagai Unicorn paling berharga di dunia, neracanya telah menarik daya tarik terus-menerus.
Pendapatan tahunan ByteDance tumbuh 70 persen tahun lalu, turun dari peningkatan 111 persen pada 2020, menurut laporan Januari Reuters.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement