Menkominfo Indonesia Johnny G Plate - Image from berbagai sumber. Segala keluhan terkait hak cipta silahkan hubungi kami
Jakarta, Bolong.id - Kementerian Komunikasi danĀ Informatika (Kominfo) merilis pernyataan resmi perihal pemberitaan yang beredarĀ terkait dugaan kebocoran data pasien yang dikelola oleh Kementerian KesehatanĀ (Kemenkes).
Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengungkapkan Menteri Kominfo Johnny Plate telah memerintahkan jajaran terkait untuk berkomunikasi secara intensif dengan Kemenkes dan memulai proses penelusuran lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Dedy, Kemenkes juga sedang melakukan langkah-langkah internal merespons dugaan kebocoran yang terjadi termasuk salah satunya melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
"Kementerian Kominfo meminta seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) baik publik maupun privat yang mengelola data pribadi untuk secara serius memerhatikan kelayakan dan keandalan pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh PSE terkait baik dari aspek teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia," katanya seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (6/1/2022).
Sebelumnya, data pasien Indonesia diduga bocor di Raid Forum. Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia, di dalam data itu termasuk data pasien Covid-19. Besaran data yang bocor sebesar 720 GB atau memuat hingga 6 juta pasien di dalamnya.
Advertisement