
Beijing, Bolong.id - Teknologi BeiDou sudah digunakan di berbagai bidang, termasuk pemetaan kereta api. Menghindari tabrakan.
Dilansir dari Xinhua Minggu (12/2/2023), Zhao Long, pekerja kereta api Provinsi Guizhou, Tiongkok, mengatakan, dulu ia khawatir kemungkinan tabrakan KA. Apalagi, di hari-hari banyak penumpang seperti Festival Musim Semi lalu.
Berkat Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BeiDou Navigation Satellite System/BDS), kekhawatiran Zhao sirna.
“Sistem baru ini memungkinkan operator KS mendapatkan posisi yang tepat secara real-time dari personel pemeliharaan di sepanjang jalur kereta api,” kata Zhao Long.
"Operator di bengkel dapat memandu staf pemeliharaan di lokasi melalui perintah video atau suara. Jika mereka keluar dari area aman, terminal memicu alarm," jelas Zhao.
Sistem baru ini mengintegrasikan teknologi pemosisian presisi tinggi, teknologi pagar elektronik berbasis GIS, terminal navigasi kereta api, Internet of Things dan fitur berteknologi tinggi lainnya, memberikan perlindungan untuk stasiun kereta api, lokomotif dan pekerja, kata Yi Pei, manajer penjualan BeiDou.
Hingga saat ini, sistem baru tersebut telah dipasang di lebih dari 600 stasiun kereta api dan mencakup lebih dari 10.000 km jalur kereta api. Lebih dari 15.000 terminal sedang digunakan, tambah Yi.
Teknologi navigasi BeiDou juga digunakan di sektor pertanian.
Di Kota Botou, Provinsi Hebei, Tiongkok utara, pemanen jagung besar telah dilengkapi dengan autopilot untuk mewujudkan pemanenan otomatis yang lengkap.
“Ada lebih dari 200 set mesin pertanian cerdas di kota ini, termasuk drone, penyemprot, pembibit, traktor, dan pemanen, yang semuanya dilengkapi dengan sistem navigasi BeiDou,” kata Li Tielian, Direktur biro urusan pertanian dan pedesaan kota.
Teknologi pemosisian BeiDou telah membantu polisi lalu lintas dalam memperoleh bukti, mengirim personel darurat atau melakukan operasi penyelamatan, dan melakukan analisis data.
Integrasi mendalam BeiDou dan data besar, Internet of Things, dan kecerdasan buatan telah banyak digunakan di bidang transportasi, energi, pertanian, komunikasi, meteorologi, sumber daya alam, lingkungan ekologis, tanggap darurat, dan bantuan bencana.
Menurut buku putih "Sistem Satelit Navigasi BeiDou Tiongkok di Era Baru" yang dirilis pada November 2022, BDS telah memasuki jalur cepat aplikasi skala besar.
Pada tahun 2021, nilai output keseluruhan dari industri layanan navigasi dan pemosisian satelit Tiongkok mencapai sekitar 470 miliar yuan (sekitar Rp1,046 triliun), kata buku putih itu. (*)
Advertisement