Home     News     china
Lama Baca 3 Menit

Wang Yi Warning AS: Jangan Bikin Masalah

08 August 2022, 13:48 WIB

Wang Yi Warning AS: Jangan Bikin Masalah-Image-1
Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri Wang Yi bertemu dengan media Tiongkok dan media asing setelah penutupan serangkaian pertemuan para menteri luar negeri tentang kerja sama Asia Timur di Phnom Penh pada 5 Agustus 2022. - chinadaily.com.cn

 

Phnom Penh, Bolong.id - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi memngingatkan Amerika Serikat (AS) agar memperbaiki kesalahannya dalam masalah Taiwan. Wang Yi mengingatkan, AS jangan bikin masalah lagi.

Dilansir dari chinadaily.com.cn Sabtu (06/08/22), Wang Yi menjelaskan itu saat bertemu pers, usai penutupan serangkaian pertemuan menteri luar negeri tentang kerjasama Asia Timur di Phnom Penh. 

Dia membantah disinformasi yang dilancarkan AS tentang latihan militer sebagai tanggapan Tiongkok atas kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi ke Taiwan.

Wang mengatakan latihan dan kegiatan pelatihan militer Tiongkok terbuka, transparan, dan profesional serta sejalan dengan hukum domestik, hukum internasional, dan praktik internasional, dengan tujuan untuk memperingatkan para pelaku.

Sementara itu, tindakan Tiongkok adalah menegakkan hukum internasional dan norma-norma dasar hubungan internasional, khususnya prinsip non-intervensi dalam urusan dalam negeri, tambahnya.

Wang memperingatkan bahwa jika prinsip non-intervensi dalam urusan internal diabaikan dan ditinggalkan, dunia akan kembali ke hukum rimba dan AS akan memperlakukan dan menggertak Negara lain.

Negara-negara harus bersatu untuk tidak membiarkan hal seperti itu terjadi dan kemunduran peradaban manusia, tambahnya.

Ketika laporan mengatakan AS meningkatkan pengerahan militer di kawasan itu, Wang berharap pihak-pihak akan tetap waspada terhadap langkah AS.

Ini adalah taktik biasa AS untuk membuat masalah di kemudian hari dan menggunakannya untuk mencapai tujuannya, tetapi tindakan seperti itu tidak berhasil di Tiongkok, kata Wang.

AS pertama-tama harus memenuhi komitmennya untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Tiongkok terkait masalah Taiwan, katanya. Ini harus berhenti mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok serta memaafkan dan mendukung pasukan kemerdekaan Taiwan, Tambahnya. (*)