Lama Baca 2 Menit

“Gadis Kelelawar” Tiongkok Sedang Diinterogasi oleh Badan Intelijen Australia. Kenapa?

02 May 2020, 17:08 WIB

“Gadis Kelelawar” Tiongkok Sedang Diinterogasi oleh Badan Intelijen Australia. Kenapa?-Image-1

Investigasi - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Menurut harian The Daily Mail, Five Eyes, sebuah agen intelijen dari di Australia, Selandia Baru, Kanada, Inggris dan Amerika Serikat, sedang menyelidiki dua peneliti bernama Shi Zhengli ((石正丽),) dan rekannya, Zhou Peng (周鹏). Mereka berdua mempelajari kelelawar di Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO) di Australia. Pada tahun 2006, Shi Zhengli pergi ke laboratorium Pusat Pencegahan Penyakit Australia (ACDP) CSIRO untuk melakukan studi selama tiga bulan untuk meneliti hubungan antara virus SARS dan kelelawar. 

Shi Zhengli memang dijuluki sebagai "gadis kelelawar" oleh para media, karena prestasinya dalam meneliti kelelawar. Setelah pandemi COVID-19 muncul, Shi Zhengli, yang juga adalah Pimpinan Pusat Infeksi Penyakit Menular di Laboratorium P4 Wuhan (武汉P4实验室的病毒传染中心), berada dalam keadaan gelisah dan takut. Dia mengatakan, dia tidak tidur sampai berhari-hari. Dia terus kepikiran tentang setiap penelitian dan setiap tindakan yang ia lakukan sebelumnya, dan bertanya-tanya, apakah mungkin virus COVID-19 berasal dari laboratorium tempatnya bekerja. Dia mengatakan "Memang benar itu membebani pikiran saya sehingga saya tidak bisa memejamkan mata saya walau sebentar saja."