China Telecom - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.
Laporan keuangan perusahaan China Telecom, operator seluler terkemuka di Tiongkok, melaporkan adanya penurunan keuntungan laba dan layanan pelanggan pada kuartal pertama tahun ini meskipun pendapatan operasional meningkat. Keuntungan yang diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan senilai 5,82 miliar yuan (sekitar 11 triliun rupiah). Terdapat penurunan 2,2 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data keuangan China Telecom pendapatan operasional di kuartal pertama tahun ini mencapai 94,79 miliar yuan (sekitar 2 triliun rupiah), terdapat kenaikan 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun perkembangan pelanggan menurun karena pandemi COVID-19, China Telecom berusaha untuk memahami tren transformasi digital masyarakat dan secara aktif mempromosikan komersialisasi 5G untuk membuat perkembangan.
Pada akhir Maret, jumlah pengguna tercatat mencapai 336,55 juta orang, di mana jumlah pelanggan 5G naik menjadi 16,61 juta orang. Perusahaan secara aktif memahami permintaan informasi baru yang dihasilkan selama pandemi. Di masa depan, China Telecom pun mempunyai target akan mempercepat promosi dan pembangunan jaringan 5G.
Advertisement