Lama Baca 4 Menit

Masa Pandemi Susah Uang, Ini 7 Tips Berhemat!

21 October 2020, 11:18 WIB

Masa Pandemi Susah Uang, Ini 7 Tips Berhemat!-Image-1

Masa Pandemi Susah Uang, Ini 7 Tips untuk Berhemat! - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Selain berimbas pada kesehatan masyarakat, pandemi juga memiskinkan orang. Bagaimana cara menghemat pengeluaran? Yuk, simak 7 tips berikut ini!

1. Membuat anggaran

Membuat anggaran adalah prioritas nomor satu dalam menabung. Banyak orang malas melakukan hal ini, mungkin karena terlalu abstrak, atau karena terlalu banyak yang perlu dicatat. Meskipun demikian, menulis anggaran tidaklah serumit itu. Dengan membuat anggaran, rekan Bolong dapat menentukan budget belanja bulanan untuk berhemat.

Ini cara mudah membuat anggaran yang mungkin kalian bisa terapkan:

  • Hitung pemasukan total
  • Buat daftar yang wajib dibayarkan, seperti listrik, PDAM, pulsa, cicilan hutang, tagihan, biaya sekolah anak, dan lain-lain yang rutin dikeluarkan setiap bulan.
  • Tentukan proporsi untuk investasi atau tabungan, minimal biasanya sekitar 10% dari pendapatan. Jika keuangan sedang sulit, proporsi ini bisa diturunkan. Tapi ingat, jangan ditiadakan ya!
  • Tentukan kebutuhan dapur dengan mengecek pengeluaran di bulan lalu.

2. Catat pengeluaran

Melacak setiap pengeluaran adalah kunci kedua untuk menghemat uang. Kalian dapat merekamnya di laptop yang dilengkapi Excel atau aplikasi. Apa pun caranya, selama itu nyaman dan memungkinkan kalian membuat catatan yang konsisten, silahkan lakukan.

3. Beli sesuai kebutuhan

Sudah memiliki anggaran, jadi jangan sekedar dilihat saja ya, harus diimplementasikan. Terutama saat berbelanja bahan makanan, belilah sesuai kebutuhan. Bahkan dalam keadaan darurat, jangan menghabiskan uang terlalu banyak. 

Bedakan pula antara kebutuhan dan keinginan. Selalu bertanya pada diri sendiri, kapan pun rasa ingin belanja muncul: ini kebutuhan atau keinginan? Kalau keinginan, apakah ini bisa ditunda? Atau, mungkin masih ada kah barang sejenis di rumah yang masih bisa dipakai dengan fungsi sama?

4. Menyusun prioritas

Dari daftar kewajiban yang ada, ada poin-poin yang harus diprioritaskan sementara yang lainnya, masih bisa diatur. Penting untuk dapat mengenali dan menentukan prioritas kebutuhan diri sendiri. Dengan begitu, kita pun dapat menentukan, mana yang lebih penting untuk depenuhi lebih dulu dan mana yang masih dapat dihemat atau ditunda.

5. Awas, jangan impulsive buying!

Justru di masa pandemi ini, ternyata banyak orang yang terjebak pada impulsive buying atau berbelanja karena keinginan tanpa memikirkan akibatnya nanti. Mungkin karena sebagian besar waktu dihabiskan di rumah, sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk membuka berbagai aplikasi berbelanja. Hindarilah belanja karena keinginan, entah itu karena bentuknya lucu, atau karena orang lain punya, atau karena katanya barang ini penting digunakan selama pandemi. Tentukan kebutuhan dan prioritas yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

6. Selalu siapkan dana darurat

Dana darurat adalah dana yang bisa dipakai untuk keperluan-keperluan mendesak. Misalnya saat kehilangan pemasukan akibat pandemi COVID-19, jatuh sakit, atau keadaan-keadaan lain yang membutuhkan uang dengan cepat. Jika situasi darurat semacam ini terjadi, apabila memiliki dana darurat, maka kita tidak akan terlalu bingung untuk menghadapinya.

7. Kuatkan motivasi dan niat untuk berhemat

Poin penting dari rentetan tips ini adalah motivasi dan niat untuk berhemat. Dengan niat kuat untuk melakukannya, maka upaya penghematan dapat terealisasikan dan bukan sekedar rasa ingin semata. Buatlah pula motivasi untuk melakukan penghematan.