Kota-Kota di Tiongkok Beri Penghormatan pada Peringatan Insiden 18 September - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Shenyang, Bolong.id - Sirene serangan udara menggema di seluruh Kota Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok timur laut, pada Jumat (18/9/2020) pukul 9:18 waktu setempat untuk menandai peringatan 89 tahun "Insiden 18 September".
Insiden 18 September menandai peristiwa yang terjadi di hari yang sama pada tahun 1931, ketika pasukan Jepang meledakkan bagian dari rel kereta api dekat Shenyang dan menuduh pasukan Tiongkok melakukan sabotase sebagai dalih untuk agresi berikutnya, dilansir dari laman ecns.cn, Jumat (18/9/2020).
Selain Shenyang, 13 kota lainnya di provinsi tersebut juga membunyikan sirene serangan udara, sementara mobil-mobil berhenti dan membunyikan klakson mereka dengan warga berdiri sebagai penghormatan dalam diam untuk menandai babak kelam sejarah Tiongkok tersebut.
Pagi-pagi sekali, para warga juga berkumpul pada upacara membunyikan lonceng di 9.18 Historical Museum, Shenyang. Empat belas perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat membunyikan lonceng sebanyak 14 kali, melambangkan 14 tahun perjuangan rakyat Tiongkok melawan agresi militer Jepang.
"Kita tidak boleh melupakan sejarah dan mereka yang mengorbankan hidup mereka untuk kita," ungkap Li Weibo, seorang veteran berusia 88 tahun. "Hidup menjadi lebih baik sekarang, tapi kita harus berhati-hati terhadap bahaya bahkan di saat tenang dan bekerja sama untuk membuat negara kita lebih kuat." (*)
Advertisement