Tiongkok Bantah Kritik Kanada atas Penahanan Dua Pria - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami
Winnipeg, Bolong.id - Pada hari Sabtu (28/6/2020), Tiongkok mengecam Kanada atas kritik tentang penuntutan Tiongkok terhadap dua orang Kanada. Jaksa penuntut Tiongkok pada bulan ini menuntut warga Kanada Michael Kovrig, seorang mantan diplomat, dan Michael Spavor, seorang pengusaha, karena dicurigai melakukan tindakan spionase.
Menanggapi hal ini, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau meminta Beijing untuk menghentikan "penahanan sewenang-wenang", dan Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo juga menyerukan pembebasan mereka.
Dalam sebuah postingan di situs web, Kedutaan Besar Tiongkok di Ottawa mengkritik “pernyataan tidak bertanggung jawab” yang baru-baru ini dilontarkan oleh para pemimpin Kanada. “Fakta-faktanya jelas dan terdapat bukti kuat dan memadai. Tuduhan apa yang disebut sebagai tindakan 'sewenang-wenang' yang menahan warga Kanada sama sekali tidak berdasar," tulis posting tersebut, melansir reuters.com.
Otoritas Tiongkok menangkap kedua orang tersebut pada akhir tahun 2018 lalu, segera setelah polisi Kanada menahan kepala keuangan Huawei Technologies Co (华为技术有限公司), Meng Wanzhou (孟晚舟), dengan surat perintah AS.
Sementara itu, istri Kovrig sebelumnya meminta agar Menteri Kehakiman Kanada mempertimbangkan untuk ikut campur dalam kasus ekstradisi eksekutif Tiongkok tersebut guna mencoba dan membebaskan kedua orang Kanada yang kini ditahan Tiongkok. Namun, Trudeau mengatakan bahwa menukar Meng untuk kedua orang tersebut akan melemahkan nilai-nilai dan sistem keadilan Kanada.
Advertisement