Lama Baca 2 Menit

Ledakan Bak Bom Atom di Beirut Lebanon, Puluhan Tewas

05 August 2020, 08:09 WIB

Ledakan Bak Bom Atom di Beirut Lebanon, Puluhan Tewas-Image-1

Ledakan Bak Bom Atom di Beirut Lebanon, Puluhan Tewas - Image from Popular Mechanics

Beirut, Bolong.id - Ledakan dahsyat mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, pada Selasa petang (4/8/20). Ledakan tersebut terjadi di area pelabuhan dan meluluh-lantakkan sebagian besar kota.

Bangunan-bangunan bergetar dan jendela-jendela pecah. Bahkan listrik putus di sejumlah distrik di ibu kota Lebanon itu. Dari data pemerintah setempat setidaknya hingga kini 78 orang meninggal dan lebih dari 4.000 lainnya luka-luka. 

Ledakan, gelombang kejut seperti bom atom membuat anak-anak menjerit dan menyebabkan kepanikan di lingkungan Beirut, ujar salah seorang warga melalui Twitter pada Rabu pagi (5/8/20). Sebagian besar orang terluka akibat pecahan kaca karena mereka tidak menduga ledakan kedua dan badai setelah ledakan, tambahnya.

Dikutip dari Reuters, Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan keadaan darurat diumumkan di Beirut selama dua minggu dan berkabung selama tiga hari.  Sementara mengutip pernyataanya di twitter kepresidenan @LBpresidency, Aoun mengaku tidak akan puas sampai menemukan orang yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Kepala Keamanan Abbas Ibrahim mengutarakan hal tersebut terjadi karena ada dua ledakan besar yang terjadi bersamaan. Ledakan bersumber dari bahan peledak yang disita bertahun-tahun lalu dan disimpan di pelabuhan kota.

"Tampaknya ada gudang yang berisi material yang disita bertahun-tahun lalu, dan tampaknya itu adalah material yang sangat mudah meledak," kata pejabat keamanan senior itu.

Perdana Menteri Hassan Diab menyatakan, ammonium nitrat yang berjumlah 2.750 ton menjadi penyebab dua ledakan tersebut. Pemerintah setempat langsung menyatakan Beirut sebagai zona bencana, dengan penyelidikan digelar untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab. (*)